Toyota Alphard generasi 1 atau gen 1 bisa jadi pilihan mobil bekas dengan harga Rp 100 jutaan. Harga tersebut sudah dapat mobil 7 seater besar dan termasuk premium. Harga mobilnya memang tergolong murah, tetapi bagaimana dengan biaya kepemilikannya? Toyota Alphard Gen 1 Misalnya, untuk konsumsi BBM hingga biaya servis dan pajak. Banu, pemilik Toyota Alphard Generasi 1 tahun 2007, menceritakan pengalamannya. Dia sudah menggunakan mobilnya hampir dua tahun dan untuk perawatan, termasuk mudah. Bicara konsumsi BBM, Alphard yang dia pakai bisa mendapatkan 7-8 Km per liter untuk pemakaian dalam kota. Kalau di tol dan lancar, masih bisa tembus 11-12 Km per liter. "Kalau menanjak seperti ke Puncak atau Kuningan, itu bisa 5-6 Km per liter. Konsumsi BBM itu bisa berbeda setiap mobil karena umum dan kondisi kesehatan mesin mobil," kata Banu kepada Kompas.com belum lama ini. Kebetulan unit mobil yang Banu miliki dalam kondisi sehat. Alphard termasuk awet dan jarang rusak, bahkan bisa dibilang mobilnya bandel. Untuk pajak tahunan, Alphard milik Banu memiliki pajak tahunannya sekitar Rp 3,5 juta. Tergolong murah, tetapi tergantung tahun dan domisili dari pemiliknya. Secara perawatan, menurutnya, memelihara Alphard itu murah. Bahkan, dia samakan seperti merawat Toyota Innova. Paling yang jadi catatan adalah mengenai komponen kelistrikan dan kaki-kaki. Power sliding door di Alphard miliknya sudah rusak, perlu perbaikan dan bisa memakan biaya sekitar Rp 4 jutaan. "Selama pemakaian, sudah perbaikan kaki-kaki termasuk sokbreker habis Rp 7 jutaan," kata Banu. Kemudian, terkait komponen di interior, sudah mulai rusak, dari kisi-kisi AC sampai layar hiburan. Harganya mahal dan cukup sulit dicari karena sudah mulai jarang di pasaran. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang