Hino Motors Ltd. akan merevisi logo korporat untuk pertama kalinya dalam 32 tahun, efektif mulai 1 April 2026. Logo sebelumnya telah digunakan sejak 1994. Perubahan ini dilakukan di tengah transformasi industri kendaraan niaga yang semakin dipengaruhi teknologi CASE, digitalisasi, dan globalisasi. Hino juga memasuki fase baru dengan penunjukan CEO baru serta bergabung dalam ARCHION Group. Dikutip dari laman Hino Global, revisi logo tetap mempertahankan konsep lama sebagai “mitra yang tak tergoyahkan”, namun dengan tampilan yang lebih modern. Desain baru diklaim meningkatkan visibilitas dan keterbacaan, terutama di platform digital. Perubahan logo Hino Secara filosofi, logo Hino tetap berbasis huruf “H” yang mengandung sejumlah makna. Di antaranya matahari terbit sebagai simbol semangat menghadapi tantangan, serta bentuk panah yang merepresentasikan keselamatan operasional truk dan bus. Selain itu, elemen lengkung mencerminkan sistem distribusi terintegrasi, lalu bentuk yang saling menarik melambangkan harmoni antara teknologi dan lingkungan. Nilai-nilai ini tetap dipertahankan dalam versi terbaru. Pada pembaruan kali ini, ornamen reflektif dihilangkan untuk menghasilkan desain yang lebih sederhana. Hino juga menyatukan beberapa variasi logo menjadi satu identitas agar lebih mudah dikenali. Dari sisi warna, warna merah Hino akan semakin ditekankan dalam berbagai materi komunikasi. Warna merah ini juga selaras dengan identitas ARCHION, guna memperkuat kesan kesatuan grup. Implementasi logo baru dilakukan secara bertahap mulai April 2026. Meski demikian, emblem yang terpasang pada kendaraan tidak mengalami perubahan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang