Langkah besar diambil oleh entitas baru hasil penggabungan Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) dan Hino Motors Ltd, yakni Archion. Perusahaan yang resmi beroperasi per 1 April 2026 ini sudah menyiapkan amunisi baru untuk memperkuat pasar kendaraan niaga global. Dalam sesi Investor Day yang disiarkan secara daring, Archion mengumumkan strategi integrasi platform yang akan melahirkan dua produk kunci pada tahun fiskal 2026. Kedua produk tersebut adalah truk medium-duty terbaru dari Fuso dan truk listrik (electric vehicle/EV) light-duty dari Hino. Truk medium duty baru Fuso hasil kerjasama ARCHION Satoshi Ogiso, designated Chief Technology Officer (CTO) Archion, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi platform terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produk bagi konsumen. “Kami sangat bersemangat bahwa dalam tahun fiskal 2026, kami akan meluncurkan truk medium-duty baru dari Fuso dan truk light-duty listrik baru dari Hino untuk segmen di atas 3,5 ton,” ujar Ogiso dalam presentasinya, dikutip Senin (6/4/2026). Menariknya, meski menggunakan platform yang terintegrasi, Archion memastikan bahwa karakteristik khas dari masing-masing merek tetap dipertahankan. Truk listrik Hino nantinya akan menyasar segmen logistik perkotaan atau last-mile delivery, serupa dengan peran yang dijalankan oleh Hino Dutro Z EV. Sementara itu, untuk Fuso, pembaruan di sektor medium-duty diharapkan mampu memperkokoh dominasi mereka di kelas yang selama ini menjadi tulang punggung transportasi logistik jarak jauh. Ogiso menambahkan, dengan fokus pada satu platform per segmen, perusahaan bisa mempercepat pengembangan fitur-fitur canggih, termasuk sistem keselamatan aktif dan konektivitas yang lebih baik. “Strategi ini memungkinkan kami memberikan variasi produk yang lebih luas kepada pelanggan. Konsumen akan mendapatkan akses ke fitur-fitur canggih lebih cepat karena kami menghilangkan duplikasi dalam proses riset dan pengembangan (R&D),” kata Ogiso. Menjajal truk listrik Mitsubishi Fusoo eCanter Sebagai informasi, Archion kini didukung oleh dua raksasa otomotif dunia sebagai pemegang saham utama, yakni Daimler Truck dan Toyota Motor Corporation. Kolaborasi ini memberi Archion akses ke teknologi baterai dan fuel cell milik Toyota serta keahlian truk berat global dari Daimler. Dengan basis produksi yang kuat di Jepang dan dominasi pasar di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, kehadiran dua produk baru di 2026 ini patut dinantikan oleh para pengusaha otobus maupun logistik di Tanah Air. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang