Logo BPJS Kesehatan. Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito baru saja resmi mengemban amanah sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan periode 2026–2031. Di balik jabatan barunya tersebut, informasi mengenai aset kendaraan yang dimilikinya menarik untuk disimak sebagai bagian dari transparansi publik. Berdasarkan data laporan kekayaan yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, dilihat VIVA Otomotif Jumat 20 Februari 2026, Waskito tercatat memiliki dua unit mobil yang tersimpan di dalam garasinya. Total nilai dari kedua kendaraan tersebut mencapai Rp925.000.000, yang terdiri dari satu unit mobil listrik dan satu unit mobil penumpang konvensional. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Kendaraan pertama yang dimilikinya adalah Hyundai Ioniq tahun 2022 dengan nilai taksiran sekitar Rp700.000.000. Mobil bertenaga listrik ini menunjukkan ketertarikan sang jenderal purnawirawan terhadap teknologi transportasi modern yang mulai berkembang di Indonesia.Pilihan pada mobil listrik ini mencerminkan dukungan terhadap efisiensi energi yang saat ini sedang dipromosikan oleh pemerintah. Dalam laporan resminya, mobil dengan desain futuristik ini tercatat sebagai hasil sendiri yang diperoleh selama masa kariernya.Selain mobil listrik, terdapat pula satu unit Honda Jazz CVT lansiran tahun 2020 yang terparkir di kediamannya. Mobil hatchback yang dikenal praktis untuk penggunaan di area perkotaan ini memiliki nilai jual sekitar Rp225.000.000.Meskipun model ini sudah tidak diproduksi lagi secara baru di Indonesia, Honda Jazz tetap menjadi pilihan populer karena keandalannya. Sama seperti kendaraan sebelumnya, status kepemilikan mobil ini juga tertulis sebagai hasil sendiri dalam catatan kekayaannya. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Secara keseluruhan, kedua mobil ini menunjukkan selera otomotif yang mengutamakan fungsi dan kenyamanan untuk mobilitas sehari-hari. Kombinasi antara teknologi baru dan mobil perkotaan ini menggambarkan gaya hidup yang cukup proporsional bagi seorang pejabat publik.Kehadiran dua unit kendaraan ini melengkapi profil sang dokter spesialis jantung yang kini memimpin lembaga jaminan kesehatan nasional. Informasi ini memberikan gambaran mengenai sisi lain dari sosok pemimpin baru BPJS Kesehatan dalam mengelola aset pribadinya.