Erajaya Active Lifestyle selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) XPENG di Indonesia, berpartisipasi dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Pada ajang ini Xpeng mengusung tema evolusi era Digital AI menuju Physical AI yang menunjukkan bagaimana kecerdasan buatan tidak hanya hadir dalam sistem digital, tetapi juga terintegrasi secara nyata ke dalam berbagai bentuk mobilitas masa depan. “Di IIMS 2026 Xpeng menghadirkan berbagai inovasi yang mencerminkan ide kamu untuk mas adean. Ini termasuk robot Humanoid dan The Next P7 yang berdiri sebagai sorotan utama kami di acara ini,” kata Iki Wibowo, CEO Xpeng Indonesia, di IIMS, Kamis (5/2/206). Senada, Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle, mengatakan, penyelenggaraan IIMS 2026 membawa semangat positif yang sejalan dengan antusiasme masyarakat terhadap XPENG di Indonesia. “Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan XPENG di Indonesia. Antusiasme dan kepercayaan konsumen menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dan bernilai untuk pasar Indonesia,” kata Djohan dalam keterangan resminya, Kamis (5/2/2026). Xpeng The Next P7. Xpeng menampilkan The Next P7 sebagai generasi terbaru sedan listrik berperforma tinggi yang memadukan desain progresif dengan integrasi teknologi AI untuk mendukung pengalaman berkendara masa depan. Xpeng juga menghadirkan humanoid Xpeng IRON yang menunjukkan kapabilitas kecerdasan buatan tingkat lanjut sebagai representasi pengembangan Physical AI. Selain itu, Xpeng juga menampilkan produk yang telah dipasarkan di Indonesia, yakni XPENG G6 Pro dan Xpeng X9, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen kendaraan listrik premium yang terus berkembang. Sebagai informasi, Xpeng telah mengembangkan sistem Physical AI secara menyeluruh dan mandiri, mulai dari chip, sistem operasi berbasis kecerdasan buatan, hingga perangkat keras cerdas. Booth Xpeng di IIMS 2026. Sistem ini menjadi fondasi teknologi bagi berbagai inovasi Xpeng, termasuk kendaraan berbasis AI, Robotaxi, robot humanoid, hingga kendaraan terbang. Baik Xpeng P7 maupun humanoid Xpeng IRON dibekali tiga chip Turing AI dengan kemampuan komputasi hingga 2.250 TOPs. Khusus pada humanoid IRON generasi terbaru, Xpeng memperkenalkan model AI dunia fisik generasi pertama yang dikembangkan secara mandiri. Dengan mengombinasikan teknologi VLT, VLA, dan VLM, sistem ini memungkinkan robot untuk berkomunikasi, bergerak, serta berinteraksi secara lebih alami. Teknologi VLT sendiri dikembangkan secara khusus untuk robot dan berperan sebagai pusat pemrosesan utama yang memungkinkan robot berpikir lebih mendalam serta mengambil keputusan secara mandiri. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang