Mengecat ulang bodi mobil yang baret tidak sekadar mencocokan warna dasar mobil. Ada beberapa jenis warna yang membutuhkan teknik aplikasi lebih rumit dibandingkan warna biasa, sehingga hasil akhirnya sangat bergantung pada kemampuan tukang cat. Salah satu yang dikenal paling menantang adalah warna candy. Warna ini digunakan pada mobil modifikasi maupun beberapa mobil premium karena mampu menghasilkan tampilan yang dalam dan mengilap. Namun jika proses pengecatannya tidak dilakukan dengan benar, hasil akhirnya bisa jauh berbeda dari warna yang diharapkan. ACM Body Repair Reynaldi, pemilik ACM Body Repair di Serpong, Tangerang Selatan, mengatakan, warna candy menjadi salah satu jenis cat yang paling sulit dikerjakan di bengkel. "Warna merah candy, orange candy, dan cobalt candy itu yang sulit. Kalau tidak punya teknik yang tepat atau teknisinya kurang menguasai proses pengecatan, warna tersebut tidak akan keluar," katanya kepada Kompas.com, Selasa (7/7/2026). Menurut Aldi, panggilannya, kesulitan utama terletak pada proses pelapisan cat. Setiap lapisan harus memiliki ketebalan yang merata agar karakter warna dapat muncul dengan sempurna. Apabila ada perbedaan ketebalan pada salah satu bagian panel, warna yang dihasilkan bisa tampak berbeda meski menggunakan campuran cat yang sama. ACM Body Repair "Kalau warnanya tidak keluar, misalnya merah candy yang seharusnya terlihat cerah justru menjadi gelap. Jadi karakter warnanya tidak muncul," ujarnya. Orange Candy Di antara berbagai pilihan warna candy, Aldi menyebut orange candy menjadi salah satu yang paling menantang untuk dikerjakan. "Pokoknya warna orange candy itu memang sulit," ujarnya. Menurutnya, warna tersebut membutuhkan pengaturan lapisan yang sangat presisi agar hasil akhirnya tetap cerah dan merata di seluruh panel bodi. Warna Candy Berbeda dengan warna solid atau metalik, warna candy merupakan teknik pengecatan yang menggunakan beberapa lapisan cat. Reynaldi, pemilik ACM Body Repair Umumnya, proses dimulai dari lapisan dasar (base coat), kemudian diberi lapisan transparan berpigmen atau candy coat, lalu ditutup dengan lapisan pernis (clear coat). Lapisan transparan berwarna inilah yang menciptakan efek warna lebih dalam (deep color), berkilau, dan seolah memiliki dimensi. Namun, efek tersebut juga menjadi alasan mengapa warna candy sulit diaplikasikan. Perbedaan jumlah semprotan atau ketebalan lapisan dapat membuat warna tampak belang atau tidak seragam. Karena itu, pengecatan warna candy membutuhkan pengalaman, ketelitian, serta teknik penyemprotan yang konsisten.