Komstir merupakan salah satu komponen penting pada sistem kemudi sepeda motor yang berperan menjaga pergerakan setang tetap halus dan stabil. Meski memiliki usia pakai, banyak pemilik motor belum mengetahui kapan komponen ini seharusnya mulai diperiksa atau diganti. Dalam penggunaan normal, komstir ternyata dapat bertahan hingga puluhan ribu kilometer. Namun, umur pakainya bisa jauh lebih pendek jika motor digunakan dengan intensitas tinggi atau sering melintasi jalan yang rusak. Ilustrasi komstir motor Bisa Tembus 3 Tahun atau 40.000 Kilometer Budi Sagita, Manajer Training One M Komstir, bengkel spesialis komstir di Cibitung, Bekasi, mengatakan bahwa usia pakai komstir sangat dipengaruhi oleh pola penggunaan kendaraan. "Kalau pemakaian normal sih bisa sampai 2-3 tahun ya. Tapi kalau kilometer sih bisa sampai 30.000 kilometer sampai 40.000 kilometer. Kurang lebih segitu kalau pemakaian wajar," kata Budi kepada Kompas.com (15/7/2026). Artinya, bagi pemilik motor yang menggunakan kendaraan untuk aktivitas harian dengan beban normal dan mayoritas melintasi jalan yang baik, komstir umumnya masih dapat bekerja optimal hingga sekitar tiga tahun atau 40.000 kilometer. Meski demikian, pemeriksaan berkala tetap diperlukan agar tanda-tanda keausan bisa dideteksi lebih awal sebelum mengganggu kenyamanan maupun keselamatan berkendara. Sejumlah pengemudi ojek online membawa penumpang di Depok, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026). PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia sepakat untuk menurunkan potongan atau komisi aplikator menjadi sebesar delapan persen untuk pengemudi ojek online  yang akan berlaku mulai 1 Juli 2026, sebelumnya angka potongan atau komisi yang diterapkan oleh aplikator itu sekitar 20 persen yang artinya para pengemudi hanya mendapatkan 80 persen dari jasa layanan transportasi itu. Motor Ojol Umumnya Lebih Cepat Aus Berbeda dengan pemakaian harian biasa, Budi menjelaskan bahwa usia pakai komstir pada motor yang digunakan sebagai ojek online (ojol) umumnya lebih singkat. "Kalau ojol kan kita enggak tahu jalannya ya. Yang jelas kalau ojol itu biasanya 1-2 tahun juga sudah aus," ujarnya. Menurut Budi, ada beberapa faktor yang membuat komstir motor ojol lebih cepat mengalami keausan. Ilustrasi komstir motor "Biasanya kalau ojol karena kan pertama dari bebannya kita enggak bisa prediksi ya. Nah, yang kedua medan jalannya kita juga tidak tahu. Dan sering lewat jalan rusak atau menghantam polisi tidur," kata Budi. Karena itu, pemilik motor yang memiliki mobilitas tinggi atau sering melewati jalan berlubang disarankan lebih rutin memeriksa kondisi komstir. Langkah ini penting untuk memastikan sistem kemudi tetap presisi sekaligus mencegah kerusakan merembet ke komponen kaki-kaki lainnya.