Jalan berlubang menjadi salah satu ancaman serius bagi keselamatan berlalu lintas, terutama di tengah musim penghujan. Genangan air yang menutupi lubang kerap membuat pengendara tidak sempat menghindar, sehingga risiko kecelakaan meningkat, baik bagi pengguna sepeda motor maupun mobil. Menyadari potensi bahaya tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mempercepat penanganan jalan rusak di berbagai titik Ibu Kota. Jalan berlubang di belokan menuju Jalan Mitra Bahari dari arah Jalan Pakin, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (2/2/2026) Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno memastikan, perbaikan jalan rusak akibat curah hujan tinggi yang terjadi beberapa waktu lalu terus dilakukan jajaran Dinas Bina Marga. "Bina Marga sudah dan akan terus bergerak tanpa instruksi. Pak Gubernur sudah memberi instruksi bahwa tidak perlu disuruh, ada jalan rusak, segera perbaiki," kata Rano, dalam keterangan tertulis (4/2/2026). Menurut Rano, perbaikan yang dilakukan saat ini bersifat sementara. Hal tersebut karena musim hujan belum selesai dan kerusakan jalan dikhawatirkan kembali muncul apabila langsung dilakukan perbaikan permanen. Jadwal sistem ganjil genap di Jakarta. Jalan yang terus terpapar air dan tekanan kendaraan berat memang lebih rentan berlubang, sehingga penanganannya harus dilakukan bertahap. Secara teknis, jelas Rano, perbaikan jalan berlubang dilakukan melalui sistem darurat yang bersifat cepat dan sementara menggunakan material aspal instan (cold mix). Metode ini memungkinkan lubang segera ditutup agar tidak membahayakan pengguna jalan, meski sifatnya belum sekuat perbaikan permanen. Jalan berlubang di Jalan Juanda, Depok, menyebabkan banyak pengendara motor terjatuh Selain penanganan darurat, Pemprov DKI juga menjalankan pemeliharaan berkala untuk menjaga kondisi jalan yang masih baik. "Langkah ini merupakan upaya proaktif yang direncanakan secara rutin agar kondisi jalan tetap optimal dan aman dilintasi kendaraan," ucap Rano. Data Dinas Bina Marga menunjukkan bahwa sejak 1 hingga 26 Januari 2026, terdapat 6.381 titik jalan berlubang yang sudah diperbaiki. Jalan berlubang di belokan menuju Jalan Mitra Bahari dari arah Jalan Pakin, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (2/2/2026) Selanjutnya, pada tahap kedua yang berlangsung 27 Januari hingga 2 Februari 2026, penanganan dilakukan di 2.147 titik. Dengan demikian, total ada 8.528 titik jalan di seluruh Jakarta yang telah diperbaiki sementara. "Jumlah ini akan bertambah, karena jajaran Dinas Bina Marga terus melakukan perbaikan di sejumlah lokasi," ujar Rano. Di sisi lain, masyarakat juga diimbau tetap waspada, karena jalan berlubang yang belum tertangani bisa menjadi pemicu kecelakaan, terutama saat hujan deras dan jarak pandang menurun. Pengendara diminta mengurangi kecepatan serta menjaga jarak aman. Jalan underpass D.I Panjaitan yang sudah diperbaiki jalan berlubang meski menyisakan air yang dikeluhkan, Jumat (12/12/2025). Warga juga diminta aktif melaporkan jalan berlubang kepada Dinas Bina Marga DKI Jakarta melalui layanan pengaduan di nomor 021-3844444. "Sekali lagi kepada warga Jakarta, mohon maaf ya terpaksa kita mencicil kerjanya. Mudah-mudahan tidak menjadi rusak lagi," kata dia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang