Debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP akhir pekan ini di Thailand menghadirkan cerita menarik. Pembalap asal Turki tersebut harus menjalani persiapan balapan di tengah bulan suci Ramadhan. Juara dunia World Superbike tiga kali itu resmi naik kelas ke MotoGP musim 2026 bersama Pramac Racing. Kehadirannya menjadi salah satu rookie yang paling dinantikan karena rekam jejak kuat di Superbike serta gaya balap agresif yang dinilai cocok dengan karakter MotoGP. Toprak Razgatlioglu saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram, Thailand Menjadi satu-satunya pembalap muslim di grid MotoGP, Toprak bercerita sempat menjalani puasa di awal Ramadhan. Namun, menjelang seri pembuka di Thailand, ia memilih kembali makan dan minum demi menjaga kondisi fisik saat menjalani sesi balapan yang padat. “Pada hari pertama saya menjalani Ramadhan, tetapi setelah kami mengendarai motor, saya membutuhkan energi. Setelah tes, saya kembali berpuasa selama dua hari. Sekarang saya mulai makan dan minum lagi karena besok kami mulai balapan,” ujarnya, dikutip dari Crash, Sabtu (28/2/2026). Ia menjelaskan kebutuhan energi menjadi alasan utama keputusan tersebut, mengingat tuntutan fisik mengendarai motor MotoGP jauh lebih besar. Setelah akhir pekan balapan selesai, Toprak berencana kembali ke Turki dan melanjutkan ibadah puasa. "Ketika saya kembali ke Turki setelah balapan, saya akan kembali menjalani Ramadhan," kata Toprak. Bersama Yamaha, Toprak menghadapi tantangan besar pada musim debutnya, terutama dalam beradaptasi dengan karakter motor MotoGP serta ban Michelin yang berbeda dari yang digunakan di Superbike. Meski begitu, pengalaman panjangnya dengan ban Pirelli dinilai bisa membantu proses pengembangan motor Yamaha ke depan, terutama untuk musim berikutnya. Toprak juga mengakui masih beradaptasi dengan performa ban depan saat tes di Buriram. Ia bahkan menyebut perlu memahami batas motor lebih jauh, termasuk melalui pengalaman terjatuh, untuk meningkatkan kepercayaan diri. Walau tidak memasang target tinggi pada hasil balapan pertamanya, Toprak menyebut kesempatan tampil di MotoGP sebagai mimpi yang menjadi kenyataan. Fokus utamanya saat ini adalah mengumpulkan pengalaman, meningkatkan setelan motor, dan terus beradaptasi sepanjang akhir pekan balapan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang