— Kondisi fisik pengemudi menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan selama perjalanan jauh. Karena itu, pengendara diimbau tidak memaksakan diri tetap berkendara jika sudah merasa lelah atau mengantuk. Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving and Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, pengemudi sebaiknya memanfaatkan waktu istirahat dengan baik ketika mulai kehilangan fokus di jalan. Ilustrasi penutup mata. Untuk memaksimalkan istirahat, Jusri menyebut pengemudi bisa membawa beberapa peralatan sederhana yang dipakai saat akan tidur ringan atau istirahat. “Jangan lupa juga menyiapkan perlengkapan istirahat saat melakukan perjalanan jauh. Pengemudi sebaiknya membawa alat bantu tidur sederhana, seperti eye cover atau penutup mata serta ear plug (penutup telinga)" katanya kepada Kompas.com, awal pekan ini. Penutup mata berguna untuk mengurangi paparan cahaya saat beristirahat, terutama jika berhenti di tempat yang masih cukup terang seperti rest area atau area parkir. Sementara itu, ear plug membantu meredam kebisingan dari lingkungan sekitar, sehingga dapat mengurangi polusi suara yang bisa mengganggu kualitas istirahat. Penjelasan dokter mengenai penutup telinga untuk bayi saat naik pesawat Dengan meminimalkan gangguan cahaya dan suara, pengemudi bisa beristirahat dengan lebih nyaman meski hanya dalam waktu singkat. Kondisi ini akan membantu tubuh lebih cepat rileks sehingga power nap dapat dilakukan secara optimal. "Tidur singkat seperti ini dapat membantu tubuh dan otak kembali segar, sehingga pengemudi bisa kembali berkendara dengan lebih fokus dan aman," kata Jusri. Selain itu, jangan lupa untuk menyalakan alarm sebelum beristirahat. Alarm penting agar waktu tidur singkat tetap terkontrol dan pengemudi tidak tertidur terlalu lama. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang