Libur panjang akhir pekan ini menjadi salah satu waktu favorit warga Jabodetabek untuk berlibur ke kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat. Long weekend kali ini terjadi karena hari Senin (17/8/2026) bertepatan dengan libur Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Bukan rahasia lagi, jalur menuju Puncak kerap berubah menjadi lautan manusia saat momen libur panjang. Kendaraan roda dua maupun roda empat memadati jalan hingga nyaris tidak bergerak, terutama di titik-titik rawan kemacetan seperti kawasan pasar dan pertigaan menuju tempat wisata. Kondisi ini membuat pengendara, khususnya pengendara sepeda motor, perlu mempersiapkan diri lebih matang agar perjalanan tetap aman meski harus menembus kepadatan lalu lintas. Situasi arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak Bogor, Simpang Gadog, Ciawi, Jumat (16/1/2026) malam. Siap Mental Hadapi Kemacetan Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani, mengatakan hal pertama yang perlu disiapkan pengendara adalah mental menghadapi kemacetan. Menurutnya, pengendara sebaiknya tidak buru-buru dan tetap sabar mengikuti arus lalu lintas yang ada. "Kalau long weekend, terutama ke daerah seperti Puncak, dari awal kita harus siap dengan kondisi macet, jadi jangan terburu-buru dan tetap sabar mengikuti arus lalu lintas," ujar Agus. Ia mengingatkan, keinginan untuk cepat sampai tujuan kerap membuat pengendara mengambil keputusan berisiko di jalan. Hindari Manuver Berbahaya Agus menyebut, sejumlah kebiasaan pengendara saat terjebak macet justru berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengendara lain. Beberapa di antaranya adalah memaksakan masuk ke celah sempit, berpindah jalur secara mendadak, hingga nekat mengambil jalur lawan arah demi memangkas waktu tempuh. Selain menghindari manuver tersebut, pengendara juga diimbau tetap menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan serta mengendalikan emosi selama berkendara di tengah kepadatan. Batasi Waktu Berkendara Faktor kelelahan turut menjadi perhatian khusus. Agus menyarankan pengendara untuk segera berhenti dan beristirahat begitu mulai merasa lelah atau kehilangan fokus saat mengendarai motor. Situasi arus lalu lintas selama periode operasi ketupat Lodaya atau pada masa mudik dan libur Lebaran 2026. Ia merekomendasikan durasi berkendara sepeda motor maksimal berkisar 2 hingga 2,5 jam sebelum berhenti untuk beristirahat, meregangkan otot, atau sekadar menjernihkan pikiran sebelum melanjutkan perjalanan. Selamat Sampai Tujuan Lebih Utama Di akhir keterangannya, Agus mengingatkan bahwa tujuan berkendara bukan soal siapa yang paling cepat tiba di lokasi wisata, melainkan bagaimana pengendara dapat sampai ke tujuan dengan selamat. "Kita harus ingat, tujuan kita bukan siapa yang paling cepat sampai, tapi bagaimana kita bisa sampai tujuan dengan aman dan selamat," kata Agus. Ia pun mengajak seluruh pengendara untuk tetap sabar dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kawasan wisata, khususnya di momen libur panjang seperti akhir pekan ini.