Kondisi cuaca Jakarta dan daerah di sekitarnya kerap diguyur hujan seharian. Akibatnya jalanan jadi tergenang, memang masih bisa dilewati, tapi bahayanya malah meningkat. Ketika jalanan tergenang, kadang tidak kelihatan apa yang ada di permukaannya. Bahkan tidak jarang lubang sampai selokan jadi samar, karena tertutup air yang keruh. Lalu bagaimana cara membedakan mana yang jalan dan lubang ketika terpaksa melibas area yang tergenang? Pengemudi ojek online (Ojol) pengantar makanan saat kebingungan mencari akses jalan di situasi banjir Dukuh Kedung Banteng, Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Minggu (18/1/2026) sore. Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana menjelaskan, harus diingat, sebagai pengendara sebaiknya menghindari genangan. Tapi kalau terpaksa, cek juga dari jauh, diperkirakan dalam atau tidaknya. "Biasanya jalan yang aman bisa terlihat dari airnya. Kalau mengalir tenang dan sejajar, kemungkinan itu badan jalan. Kalau selokan atau lubang air, biasanya terlihat ada pusaran, arusnya dera, dan warna air lebih gelap," kata Agus kepada Kompas.com, Rabu (21/1/2026). Selain itu, perhatikan patokan visual seperti marka jalan, pembatas jalan, trotoar atau tiang di sisi kiri. Jadikan hal tersebut sebagai acuan posisi badan jalan. "Kalau ragu, sebaiknya turunkan kecepatan, jaga jarak dan jangan menyalip kendaraan lain. Ikuti jejak kendaraan di depan yang terlihat, itu bisa lebih aman," kata Agus. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang