Perjalanan mudik lebaran menggunakan mobil listrik memerlukan persiapan khusus agar efisiensi energi tetap terjaga. Selain baterai dan ketersediaan stasiun pengisian, kondisi ban juga menjadi faktor penting yang sering terabaikan. PT Jasa Marga memproyeksikan sekitar 3,6 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek selama periode mudik Lebaran 2026. Kepadatan lalu lintas di jalur tol, khususnya Trans Jawa, berpotensi membuat kendaraan lebih sering mengalami kondisi stop-and-go yang memengaruhi konsumsi energi. Pilihan ban mobil listrik, Hankook iON Kalau ditelaah, efisiensi mobil listrik juga dipengaruhi oleh kondisi komponen kendaraan, termasuk ban. Hal ini karena mobil listrik memiliki bobot lebih berat akibat baterai serta torsi instan yang lebih besar dibanding mobil konvensional. Jika menggunakan ban konvensional yang tidak dirancang khusus untuk mobil listrik, hambatan gulir atau rolling resistance bisa meningkat. Kondisi ini membuat motor listrik bekerja lebih keras memutar roda, sehingga konsumsi energi baterai menjadi lebih boros. National Sales Manager Passenger Car Radial PT Hankook Tire Sales Indonesia Apriyanto Yuwono mengatakan, pemilik mobil listrik sebaiknya memeriksa kondisi ban sebelum perjalanan jauh. “Ban yang tidak tepat dan tidak dikhususkan untuk penggunaan mobil listrik akan menguras energi baterai,” ujar Apriyanto dalam keterangan resmi, Rabu (12/3/2026). Ia menambahkan, tanda hambatan gulir yang tidak optimal biasanya terlihat dari efisiensi baterai yang menurun dari standar atau suara ban yang semakin bising saat digunakan. “Mengganti ke ban khusus mobil listrik yang memang didesain untuk perjalanan jauh seperti iON ST AS memberikan daya tahan dan potensi jarak tempuh optimal,” kata Apriyanto. Selain memilih ban khusus mobil listrik, pengemudi juga perlu memastikan tekanan angin sesuai rekomendasi serta distribusi beban kendaraan tetap seimbang. Langkah tersebut membantu menjaga efisiensi energi sekaligus meningkatkan kenyamanan kabin selama perjalanan jauh. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang