Uji Wuling Eksion di Cirebon Di tengah kondisi tersebut, kendaraan elektrifikasi seperti plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) mulai menarik perhatian karena dianggap lebih efisien dibanding mobil bensin konvensional. GULIR UNTUK LANJUT BACA Salah satu yang mencoba membuktikan hal tersebut adalah Wuling Eksion PHEV. SUV tujuh penumpang ini diajak menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta dengan total jarak sekitar 627 kilometer.Rute yang dilalui cukup beragam. Mulai dari lalu lintas padat perkotaan, jalan tol Trans Jawa, jalur arteri antarkota, hingga medan perbukitan di kawasan Wonosobo, Jawa Tengah.Perjalanan dimulai dari kawasan Ampera, Jakarta Selatan, dengan kondisi tangki bahan bakar dan baterai penuh. Panel instrumen kendaraan menunjukkan estimasi jarak tempuh gabungan mencapai 1.118 kilometer, terdiri dari 1.000 km dari bahan bakar dan 118 km dari baterai.Dalam kondisi lalu lintas padat menuju jalan tol, Eksion PHEV yang dikemudikan VIVA ebih banyak menggunakan mode EV Max. Pada mode ini, kendaraan bergerak sepenuhnya menggunakan tenaga listrik tanpa bantuan mesin bensin.Karakter berkendaranya terasa mirip mobil listrik murni. Kabin terasa senyap dan respons pedal gas cukup spontan ketika digunakan di kecepatan rendah hingga menengah.Namun ketika memasuki ruas Tol Cipali dan daya baterai mulai berkurang, sistem kendaraan otomatis beralih ke mode hybrid. Mesin bensin kemudian bekerja bersama motor listrik untuk menjaga efisiensi sekaligus menyesuaikan kebutuhan tenaga saat mobil melaju konstan di jalan tol.“Dalam perjalanan ini, rekan media dapat merasakan bagaimana teknologi Ling Power bekerja secara cerdas dalam mengatur penggunaan tenaga listrik dan mesin bensin sesuai kebutuhan berkendara,” ujar Danang Wiratmoko, Product Communication Manager Wuling Motors di Purwokerto, Jawa Tengah belum lama ini.Selain efisiensi, kenyamanan kabin juga menjadi salah satu aspek yang terasa selama perjalanan jauh. Ruang kabin Eksion tergolong lega untuk mobil tiga baris, termasuk pada area penumpang baris kedua.Fleksibilitas ruang penyimpanan juga menjadi salah satu nilai jual kendaraan ini. Dengan kursi baris kedua dan ketiga dilipat rata, kapasitas bagasi Wuling Eksion diklaim mencapai 1.788 liter.Saat melintasi kawasan perbukitan Wonosobo, kombinasi mesin bensin 1.500 cc dan motor listrik masih terasa cukup responsif untuk melewati jalur menanjak dan berliku.Pada jalur setelah kawasan Dipayana, panorama Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing juga dapat dinikmati melalui panoramic sunroof yang tersedia pada varian EX.Setelah menempuh perjalanan sejauh 627,3 kilometer hingga Kulon Progo, Yogyakarta, panel instrumen kendaraan masih menunjukkan sisa estimasi bahan bakar sejauh 534 kilometer dan sisa daya baterai sekitar 29 kilometer. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Sementara untuk konsumsi bahan bakar rata-rata, Wuling Eksion PHEV mencatat angka sekitar 24 kilometer per liter.Hasil tersebut memang bisa berbeda tergantung gaya berkendara, kondisi lalu lintas, hingga beban kendaraan. Namun, pengujian ini memberi gambaran bahwa teknologi PHEV mulai menjadi alternatif menarik di tengah harga BBM yang terus meningkat