Mengemudi dengan BBM hampir kosong merupakan kebiasaan yang sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan berbagai risiko bagi kendaraan dan keselamatan. Risiko paling umum adalah mobil mogok secara tiba-tiba ketika bahan bakar benar-benar habis. Kondisi ini sangat berbahaya, terutama jika terjadi di jalan tol atau area padat. Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan indikator BBM sudah berkedip dapat diartikan sebagai peringatan bahwa BBM hampir habis. “Saat itu juga pengemudi harus segera mencari SPBU untuk melakukan pengisian BBM, jangan ditunda karena risikonya cukup beragam,” ucap Imun kepada KOMPAS.com, Minggu (29/3/2026). Selain mogok, kondisi BBM yang minim dapat berdampak pada pompa bahan bakar. Komponen ini membutuhkan bahan bakar sebagai pendingin agar tetap bekerja optimal. Jika pompa tidak terendam BBM, suhunya bisa meningkat dan mempercepat keausan. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada pompa. Kendaraan bermotor mengantre di sebuah SPBU Caltex di provinsi Chiang Rai, Thailand utara, Selasa (17/3/2026), menyusul gangguan impor minyak yang disebabkan oleh perang di Timur Tengah. Dari ibu kota Bangkok hingga Chiang Rai di ujung utara negara itu, para pengemudi dan pengendara di Thailand mengantre untuk mendapatkan BBM kelangkaan semakin memburuk dan potensi kenaikan harga. “Tangki bahan bakar bisa memiliki endapan kotoran di bagian dasar. Saat BBM hampir habis, kotoran tersebut berisiko ikut tersedot ke sistem bahan bakar,” ucap Imun. Akibatnya, filter bahan bakar bisa cepat kotor dan tersumbat. Jika dibiarkan, kotoran bahkan bisa mencapai injektor dan mengganggu proses pembakaran. Pasokan bahan bakar yang tidak stabil juga dapat menyebabkan mesin terasa brebet atau tersendat saat digunakan. Hal ini tentu mengganggu kenyamanan berkendara. Selain itu, menurut Imun, udara bisa masuk ke dalam sistem bahan bakar ketika BBM sangat rendah. Kondisi ini membuat mesin lebih sulit dihidupkan kembali. Mengandalkan indikator BBM hingga benar-benar kosong juga berisiko karena pembacaan tidak selalu akurat, terutama di kondisi jalan tertentu. Kesimpulannya, menjaga level BBM tetap cukup sangat penting untuk mencegah kerusakan komponen dan menjaga keamanan selama berkendara. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang