Jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran 2026 pada 13-29 Maret 2026 mencapai 147,55 juta orang. Angka tersebut meningkat 2,53 persen dibandingkan hasil survei sebelumnya yang memperkirakan sebanyak 143,92 juta orang. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, jumlah tersebut diperoleh berdasarkan data Mobile Positioning Data (MPD). Kondisi stasiun Bekasi mulai dipadati penumpang yang baru tiba dari kampung halaman usai mudik Lebaran 2026. Selasa (24/3/2026). "Penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini merupakan kerja besar bersama, yang melibatkan koordinasi lintas sektor secara intensif, baik antar kementerian/lembaga, pemerintah daerah, operator transportasi, maupun seluruh pemangku kepentingan terkait," katanya dalam keterangan resmi Kemenhub, dikutip Senin (30/3/2026). "Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan arus balik dengan aman, selamat, dan lancar," kata Dudy. Dari total penumpang angkutan umum, Dudy menyebut terjadi kenaikan sebesar 10,87 persen, dari 21,23 juta penumpang menjadi 23,54 juta penumpang. Kendaraan terjebak macet menuju puncak Bogor saat mudik Lebaran 2026 Adapun rincian per moda transportasi, angkutan jalan tercatat sebanyak 3,89 juta penumpang atau naik 11,64 persen dibandingkan 2025 yang mencapai 3,49 juta penumpang. Kemudian, moda angkutan laut sebanyak 2,02 juta penumpang atau meningkat 9,86 persen dibandingkan 2025 yang sebanyak 1,84 juta penumpang. Penumpang moda angkutan udara tercatat 4,77 juta orang atau naik 6,97 persen dibandingkan 2025 yang mencapai 4,47 juta penumpang. Sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki kapal di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Kamis (19/3/2026). Berdasarkan data Posko Merak pada periode 18 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 18.00 WIB, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H-3 Lebaran mencapai 124.105 orang, sementara total kendaraan yang telah diseberangkan sebanyak 34.384 unit. ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/rwa. Selanjutnya, moda kereta api sebanyak 7,31 juta penumpang atau meningkat 10,13 persen dibandingkan 2025 yang mencapai 6,64 juta penumpang. Terakhir, moda penyeberangan tercatat sebanyak 5,52 juta penumpang atau naik 15,36 persen dibandingkan 2025 yang mencapai 4,79 juta penumpang. "Transportasi haruslah menjadi sebuah upaya memindahkan orang dan barang, seraya menghadirkan rasa aman, nyaman, dan memberikan kepastian kepada masyarakat," kata Dudy. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang