Saat mengisi bahan bakar, sebagian pengendara mungkin hanya melihat angka RON pada bensin atau setana pada solar tanpa benar-benar memahami maknanya. Angka-angka ini tentu bukan sekadar label, tetapi mencerminkan kualitas BBM yang bisa berdampak langsung pada performa mesin, efisiensi konsumsi bahan bakar, dan umur komponen kendaraan. Seberapa penting RON atau setana dalam menentukan kualitas BBM? Menurut Tri Yuswidjajanto Zaenuri, Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) yang juga pakar bahan bakar dan pelumas, angka oktan atau setana sangat berkaitan dengan komposisi kimia BBM itu sendiri. "RON atau setana ditentukan oleh komposisi senyawa kimia di dalam BBM, dan hal ini juga akan berpengaruh terhadap parameter spesifikasi lainnya," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (26/11/2025). Angka-angka tersebut merepresentasikan bagaimana campuran molekul hidrokarbon dalam BBM bereaksi saat pembakaran. Pada bensin, senyawa yang mampu menahan ketukan mesin menghasilkan RON lebih tinggi, sementara pada solar, struktur yang mudah menyala pada tekanan tinggi akan meningkatkan angka setana. SPBU BP kembali menyediakan BBM RON 92 Karakteristik kimia inilah yang memengaruhi kestabilan pembakaran, kemungkinan terbentuknya deposit, dan bahkan emisi yang dihasilkan kendaraan. Tri menekankan pentingnya menyesuaikan BBM dengan mesin. BBM dengan RON atau setana tinggi biasanya menawarkan pembakaran lebih bersih, respons mesin lebih halus, dan potensi efisiensi yang lebih baik. Namun, pemilihan bahan bakar tetap harus disesuaikan dengan rasio kompresi mesin kendaraan agar performa optimal dan komponen lebih awet. Dengan memahami angka RON dan setana, pengendara bisa membuat pilihan BBM yang tepat, bukan hanya soal angka di pompa, tetapi demi menjaga performa dan daya tahan mesin dalam jangka panjang. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang