Kebakaran motor listrik dapat terjadi ketika kendaraan sedang melakukan pengisian daya maupun saat digunakan berkendara. Abdulah, pemilik bengkel spesialis motor listrik Dollland Motor Electric, di bilangan Bekasi, Jawa Barat, mengatakan, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi secara tiba-tiba apabila seluruh komponen motor dalam kondisi baik. "Sebenarnya minim sekali risiko terbakar di motor listrik, harusnya," ujar Abdul, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini. Menurut dia, biasanya terdapat masalah terlebih dahulu sebelum kebakaran terjadi. Salah satunya adalah sambungan kabel atau soket yang tidak terpasang dengan baik. Motor listrik United E-Motor "Karena tadi, untuk terjadinya motor listrik terbakar itu tidak tiba-tiba bisa terbakar. Karena ada yang tidak benar sebelumnya," kata Abdul. Getaran Bisa Memengaruhi Sambungan Saat digunakan, motor listrik menghadapi berbagai kondisi jalan, termasuk getaran akibat permukaan jalan yang rusak. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memengaruhi sambungan komponen apabila tidak dilakukan pemeriksaan berkala. "Kalau di jalanan kan ada faktor X, misalkan getaran di jalan rusak dan segala macam," ujar Abdul. Abdul menyarankan pemilik melakukan pemeriksaan berkala untuk memastikan tidak ada komponen atau soket yang mulai kendur. MOTOR TERBAKAR- Motor RX King yang dibakar pemiliknya karena kesal ditilang polisi di sekitar gedung olahraga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. "Ketika kita tidak melakukan maintenance, misalkan enam bulan sekali atau satu tahun sekali sambil dicek, ada yang kendor atau tidak di soket-soketnya, bawa ke bengkel atau bagaimana, itu akan terjadinya lebih cenderung di jalan," kata Abdul. Berbeda dengan penggunaan di jalan, masalah ketika motor sedang dicas di rumah lebih banyak berkaitan dengan cara penggunaan dan kondisi konektor. "Nah, kalau yang di rumah, murni kalau menurut saya, murni human error. Misalkan cara mencolok yang tidak benar atau memberikan casan yang salah dan segala macamnya," ujar Abdul. Karena itu, pemilik sebaiknya memastikan konektor terpasang dengan benar dan tidak menggunakan perangkat pengisian yang tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan.