Legenda MotoGP, Mick Doohan, sulit membaca peta persaingan MotoGP 2026, terutama terkait performa Ducati Lenovo Team di tengah dominasi Aprilia Racing. Doohan menilai, masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan soal perebutan gelar musim ini. Namun, ia tidak menampik bahwa performa Ducati saat ini cukup membingungkan. “Masih terlalu dini untuk membicarakan musim ini. Kita akan segera kembali ke Eropa, nanti kita lihat apa yang terjadi,” ujar Doohan dilansir dari Crash, Sabtu (11/4/2026). Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP Thailand 2026 Juara Dunia lima kali itu menilai sulit memastikan apakah Aprilia memang mengalami peningkatan besar, atau justru Ducati yang mengalami penurunan performa. “Saya tidak paham Ducati. Saya tidak yakin apakah Aprilia mengalami peningkatan besar atau Ducati justru mengalami penurunan. Dan kalau memang begitu, kenapa mereka bisa tertinggal?,” katanya. Seperti diketahui, Ducati yang dalam empat musim terakhir selalu merebut gelar juara dunia pebalap, belum meraih kemenangan grand prix musim ini. Livery tim Ducati Lenovo untuk MotoGP 2026 Kemenangan terakhir Ducati yaitu terjadi di Malaysia pada Oktober 2025 saat Alex Marquez naik podium. Sebaliknya, Aprilia justru tampil impresif. Marco Bezzecchi berhasil memenangi lima grand prix terakhir dan kini memimpin klasemen sementara MotoGP 2026, meski sempat gagal finis di dua Sprint Race. Rekan setimnya, Jorge Martin, juga tampil konsisten dengan satu kemenangan Sprint dan beberapa podium. Sementara Raul Fernandez turut menyumbang hasil positif dengan finis tiga besar bersama tim satelit. PebalapAprilia Racing, Marco Bezzecchi, beraksi dalam sesi Practice di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 27 Februari 2026, jelang Grand Prix MotoGP Thailand. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP) Adapun satu-satunya kemenangan Ducati musim ini diraih juara bertahan Marc Marquez lewat Sprint Race di Brasil. Di klasemen konstruktor, Ducati tercatat tertinggal 42 poin dibanding periode yang sama musim lalu. Sebaliknya, Aprilia justru mengalami peningkatan signifikan hingga 68 poin. “Tapi saya tidak tahu apakah Aprilia yang melangkah jauh ke depan atau Ducati yang justru mundur,” kata Doohan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang