Pebalap Lenovo Ducati, Marc Marquez, menepis anggapan bahwa seri MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez akhir pekan ini akan menjadi titik balik bagi Ducati untuk membendung dominasi Aprilia. Hingga seri ketiga musim 2026, Aprilia memang tampil sangat kuat. Pabrikan asal Italia tersebut menyapu bersih tiga kemenangan balapan utama lewat Marco Bezzecchi, serta mengamankan kemenangan Sprint Race di COTA melalui Jorge Martin. Saat ini, Bezzecchi memimpin klasemen dengan keunggulan empat poin atas Martin. Sementara itu, posisi Ducati justru terlihat kontras. Fabio Di Giannantonio yang menjadi pebalap Ducati terbaik saat ini berada di posisi keempat, terpaut 31 poin dari puncak. Pebalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mencium trofi di podium setelah memenangkan MotoGP Brasil di sirkuit internasional Ayrton Senna di Goiania, negara bagian Goias, Brasil, pada 22 Maret 2026. Bahkan, sang juara bertahan Marc Marquez sendiri belum mencicipi podium di balapan hari Minggu, meski sempat memenangi satu Sprint Race dan sekali finis kedua. Banyak pihak menilai Jerez akan menjadi sirkuit "normal" pertama musim ini yang bisa menguntungkan Ducati, namun Marquez punya pendapat berbeda. "Bagi saya, orang-orang yang bilang 'tidak, kita harus tunggu Jerez', maksud saya kita sudah melewati tiga trek berbeda, layout berbeda, hingga tiga ban belakang berbeda, dan pemenangnya tetap sama," ujar Marquez dikutip dari laman resmi MotoGP, Kamis (23/4/2026). Menurut Marc, fakta di lapangan menunjukkan bahwa Aprilia, khususnya Bezzecchi, adalah favorit yang sangat jelas. Fokus utamanya saat ini adalah memperkecil jarak Ducati dengan Aprilia selangkah demi selangkah. "Meskipun hasil di tiga balapan awal terbilang bencana, kami tidak tertinggal terlalu jauh di klasemen. Mari lihat apakah kami bisa meningkatkan level kami secara bertahap," katanya. Jeda satu bulan akibat penundaan GP Qatar karena situasi konflik di Iran memberi waktu bagi Marc untuk memulihkan kondisi bahunya yang cedera. Marc mengaku fisiknya kini jauh lebih siap, meskipun ia mengakui Ducati masih berjuang mengatasi beberapa kelemahan pada GP26. Pebalap MotoGP asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, bereaksi di dalam garasi timnya pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 4 Februari 2026. "Tiga balapan pertama tidak mudah, terutama untuk bertahan sepanjang akhir pekan dengan kondisi baik. Saya cepat di beberapa bagian, tapi tidak konsisten. Kami tahu alasannya dan sedang mengupayakannya," jelas Marc. Ia juga menegaskan bahwa saat sebuah pabrikan merekrut pebalap papan atas, mereka mengharapkan nilai lebih. Marc pun berjanji akan mencoba memberikan performa ekstra tersebut pada seri-seri mendatang. "Saya sekarang berada di level yang baik untuk tampil maksimal di lintasan. Kami akan mencoba untuk terus membaik, karena saat ini Marco Bezzecchi dan Aprilia berkendara dengan cara yang sangat luar biasa," ucapnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang