General Manager Ducati, Gigi Dall'Igna, menepis anggapan bahwa Marc Marquez belum berada dalam kondisi fisik terbaik pada awal MotoGP 2026. Performa pebalap andalannya itu memang belum terlalu menonjol dalam tiga seri awal musim ini, dengan koleksi 45 poin yang menempatkannya di posisi kelima klasemen sementara. Hasil tersebut ditopang dua podium sprint race, termasuk satu kemenangan saat sprint di Brasil, namun ia belum mampu finis di tiga besar pada balapan utama. Pebalap Spanyol Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengendarai motornya dalam sesi Practice di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 27 Februari 2026, menjelang Grand Prix MotoGP Thailand. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP) Capaian ini kontras dibanding musim 2025, ketika pembalap asal Cervera itu tampil dominan pada tahun debutnya bersama Ducati. Kondisi tersebut sempat memicu spekulasi, termasuk dari Andrea Dovizioso, yang menilai cedera Marquez lebih serius dari yang terlihat. “Menurut saya, keduanya (Marquez dan Francesco Bagnaia) dalam kondisi sangat baik. Pecco terlihat tenang dan jernih dalam memberikan komentar selama latihan, tes, dan persiapan balapan,” ujar Dall’Igna dikutip Motosan, Minggu (19/4/2026). “Marc juga baik-baik saja. Memang dia sempat mengalami cedera signifikan dan melewatkan lima balapan di akhir musim lalu, sehingga masih dalam tahap pemulihan,” lanjutnya. Dall’Igna optimistis proses pemulihan tersebut tidak akan menghambat performa Marquez dalam waktu lama. Ia bahkan yakin sang juara dunia akan kembali ke kondisi terbaik saat tampil di MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez, 24-26 April mendatang. “Sejujurnya saya melihat dia akan tampil baik, dan saya pikir dia akan berada dalam kondisi 100 persen di Jerez,” kata Dall’Igna. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang