Awal musim MotoGP 2026 rupanya tidak berjalan begitu mulus bagi Marc Marquez. Meski memiliki kecepatan, hasil di lintasan menunjukkan ada sesuatu yang belum "klik" antara dirinya dengan motor. Dikutip dari Visordown, Jumat (10/4/2026), pebalap asal Spanyol tersebut memutuskan untuk kembali ke dasar. Dalam unggahan video di akun Instagram @motorlanaragon, Marquez tertangkap kamera sedang berlatih menggunakan Ducati Panigale V2. Secara teknis, Panigale V2 adalah penurunan besar dibandingkan motor MotoGP. Tenaganya lebih kecil dan perangkat aerodinamikanya tidak sekompleks motor purwarupa. Namun, itulah tujuan utama Marquez. Marquez memanfaatkan jeda kompetisi untuk mengendarai mesin yang lebih ringan dan tidak terlalu agresif. Ia mencari kejelasan feedback dari motor yang sering kali tertutup oleh canggihnya perangkat elektronik dan ride-height device di MotoGP. "Masalahnya ada pada diri saya, bukan motornya. Di lap-lap awal saat ban masih baru, motor menjadi lebih agresif dan saya tidak bisa berkendara dengan baik saat ini," ujar Marquez usai finis kelima di MotoGP Amerika Serikat. Pebalap berusia 33 tahun ini mengakui bahwa dirinya merasa tidak berada dalam posisi yang natural saat di atas motor. Meski masih bisa tampil cepat, ia merasa tidak bisa bersaing seperti biasanya. Menariknya, dalam sesi latihan di Aragon tersebut, Marquez tidak menggunakan lintasan utama (GP track), melainkan memilih lintasan karting yang lebih sempit dan teknis. Hal ini dilakukan untuk melatih kembali insting dan kontrol motor secara presisi. Latihan dengan Panigale V2 ini juga bukan tanpa risiko. Sebelumnya, Marquez sempat mengalami kecelakaan ringan saat berlatih dengan motor yang sama. Hal ini membuktikan bahwa meski hanya motor produksi massal, Marquez tetap memacunya hingga batas maksimal demi kembali ke performa terbaiknya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang