Jetour T1 menjadi salah satu model yang dinanti kehadirannya di pasar otomotif Indonesia. Sinyal kehadiran SUV tersebut semakin menguat seiring pernyataan manajemen Jetour Indonesia yang menyebut akan menghadirkan model baru dalam waktu dekat. Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan bahwa Jetour telah menyiapkan setidaknya dua model baru untuk pasar domestik. “Setidaknya ada dua model baru yang akan kami kenalkan di Indonesia, satu di semester kedua, satu lagi tunggu informasi selanjutnya,” ujar Ranggy, di Tangerang, belum lama ini. Ia menegaskan, seluruh produk Jetour yang dipasarkan di Indonesia tetap berfokus pada segmen Sport Utility Vehicle (SUV). “Jenisnya SUV, Jetour adalah brand yang fokus untuk SUV,” kata dia. Ketika ditanya mengenai peluang Jetour T1 masuk Indonesia, Ranggy memberi sinyal positif. “T1, segera,” ujarnya. Mobil yang diduga Jetour T1 tertangkap kamera Kompas.com di PIK 2 Jetour T1 sebelumnya sempat menampakkan diri di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara, pada September 2025. Meski masih tertutup kamuflase penuh, siluet bodi, desain lampu belakang, serta proporsi kaca sampingnya memperlihatkan ciri khas Jetour T1. Di pasar China, Jetour T1 telah lebih dulu diperkenalkan sebagai SUV bergaya boxy dengan dimensi yang tergolong besar. Mobil ini memiliki panjang 4.706 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi 1.845 mm. Secara ukuran, Jetour T1 berada di kelas yang berdekatan dengan SUV ladder frame seperti Toyota Fortuner, yang memiliki dimensi panjang 4.795 mm, lebar 1.855 mm, dan tinggi 1.835 mm. Dari sisi dapur pacu, Jetour T1 menawarkan beberapa pilihan mesin. Untuk mesin bensin turbo, tersedia opsi 1.500 cc yang menghasilkan tenaga 181 Tk dan torsi 290 Nm, dipadukan dengan transmisi 7-percepatan dual clutch (7-DCT). Selain itu, terdapat mesin bensin turbo 2.000 cc dengan tenaga 251 hp dan torsi 390 Nm, yang disalurkan melalui transmisi otomatis 8-percepatan. Tak hanya mesin konvensional, Jetour T1 juga tersedia dalam versi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Varian ini mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik dengan tenaga gabungan mencapai 355 Tk dan torsi 530 Nm. Baterai berkapasitas 26,7 kWh memungkinkan mobil melaju hingga 117 kilometer dalam mode listrik murni. Dengan spesifikasi dan sinyal kuat dari manajemen, Jetour T1 berpotensi menjadi amunisi baru Jetour untuk memperkuat posisinya di segmen SUV Indonesia, sekaligus meramaikan persaingan di kelas menengah hingga besar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang