Jetour Motor Indonesia resmi memasarkan SUV T2 yang diluncurkan di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Diawali dengan mesin konvensional, Jetour berjanji versi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) akan menyusul. Direktur Pemasaran Jetour Motor Indonesia Ranggy Radiansyah, mengatakan, strategi ini sesuai dengan peta jalan perusahaan. Pihaknya membuka pasar untuk T2, melihat karakter konsumennya dan segala macam. "Tapi, seperti yang kita sampaikan tadi, PHEV juga sudah on the way, akan hadir tahun depan dengan indicative price Rp 838 juta," ujar Ranggy, kepada wartawan, saat ditemui di GJAW 2025, Jumat (21/11/2025). Jetour T2 meluncur di GJAW 2025 Ranggy menambahkan, pihaknya bukan ingin sengaja menunda peluncuran T2 PHEV tanpa alasan. Jetour ingin mempersiapkan semuanya dari hulu ke hilir. "Bukan hanya persiapan dari produk, tapi juga kesiapan purna jual, terutama jaringan kita yang lebih kuat untuk mengakses konsumen-konsumen kita. Jadi, memang secara roadmap, T2 ICE hadir terlebih dahulu, dilanjutkan dengan PHEV yang kurang lebih akan ada di 6 bulan ke depan," kata Ranggy. Alasan lainnya lebih bersifat teknis, yakni konfigurasi setir. T2 ICE sudah tersedia versi setir kanannya terlebih dulu, sedangkan versi PHEV baru tersedia setir kiri. Jetour T2 siap meluncur di Indonesia "Kemudian, kita masih dalam tahap pengembangan untuk menyesuaikan kondisi pasar di Indonesia untuk setir kanan. Makanya, kita butuh waktu untuk mempersiapkan produk terbaik ketika diterima," ujarnya. "Kita tidak mau terburu-buru, karena memang lagi euforia EV, euforia PHEV, tapi kita terburu-buru, kita enggak mau membuat konsumen kecewa. Makanya, kita ada waktu persiapan dan nanti konsumen terima produknya senang, puas, dan percaya dengan produknya," kata Ranggy. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.