Jetour Sales Indonesia meluncurkan SUV tangguhnya, T2, di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Tapi, SUV ini tidak hanya diperuntukkan bagi penumpang, melainkan turut menyasar segmen fleet. Namun, kehadiran T2 tidak hanya ditujukan bagi pasar ritel atau penumpang pribadi. Jetour juga menegaskan bahwa model ini akan diarahkan ke segmen fleet, khususnya untuk kebutuhan operasional perusahaan di sektor industri dan pertambangan. Secara kemampuan, T2 diklaim mampu melibas berbagai medan, termasuk lintasan berat seperti lumpur, pasir, bebatuan, bahkan salju. Konfigurasi teknis dan fitur pendukung off-road menjadi nilai jual utama yang membuatnya dinilai cocok untuk kebutuhan operasional di lapangan. Jetour T2 meluncur di GJAW 2025 Direktur Penjualan Jetour Sales Indonesia Michael Budihardja, mengatakan, saat ini konsumen yang ada di luar Pulau Jawa atau luar Jakarta masih ingin melihat langsung T2 terlebih dulu. "Market fleet ada, termasuk banyak perusahaan tambang yang ada di Jakarta. Mereka akan lebih yakin ketika mereka test drive langsung di site-nya," ujar Michael, kepada wartawan, saat ditemui di Tangerang, Senin (24/11/2025). Michael menambahkan bahwa strategi penetrasi pasar akan dilakukan secara bertahap. Setelah fokus memperkenalkan T2 di GJAW 2025 sebagai panggung utama, Jetour akan membawa unitnya ke berbagai wilayah untuk pengujian langsung di lingkungan operasional. Mobil yang diduga Jetour T2 tertangkap kamera Kompas.com di PIK 2 "Dari sini, kita lagi fokus di GJAW, setelah ini, kita akan fokus di luar Pulau Jawa untuk test drive. Jadi, market fleet tetap ada, tetap kita garap," kata Michael. Dengan pendekatan tersebut, Jetour berharap T2 tidak hanya menjadi pilihan SUV keluarga atau hobi, tetapi juga menjadi kendaraan operasional yang dapat diandalkan oleh sektor industri yang membutuhkan ketangguhan tinggi. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang