Bupati Pati Sudewo telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (20/1/2026) setelah sebelunya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Di tengah proses hukum yang berjalan, perhatian publik turut tertuju pada harta kekayaan Sudewo, khususnya koleksi kendaraan yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Berdasarkan LHKPN terakhir yang dilaporkan ke KPK, Sudewo tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp 31,5 miliar. Dari jumlah tersebut, aset kendaraan bermotor menyumbang nilai yang cukup signifikan, dengan total mencapai sekitar Rp 6,3 miliar. Dalam laporannya, Sudewo mencatat kepemilikan kendaraan dari berbagai segmen. Untuk mobil kelas menengah, ia melaporkan Toyota Innova tahun 2013 senilai Rp 120 juta serta Toyota Harrier tahun 2014 dengan nilai Rp 400 juta. Selain itu, terdapat Mitsubishi Pajero Sport tahun 2019 yang tercatat bernilai sekitar Rp 287,05 juta. Ilustrasi mobil Land Cruiser Sudewo juga melaporkan kepemilikan kendaraan roda dua, yakni Honda BeAT tahun 2017 senilai Rp 4 juta serta Suzuki TS125 tahun 2004 yang tercatat bernilai Rp25 juta. Seluruh kendaraan tersebut dilaporkan sebagai hasil sendiri sebagaimana tercantum dalam LHKPN. Sementara itu, untuk segmen kendaraan premium, Sudewo tercatat memiliki BMW X5 tahun 2023, SUV asal Jerman yang dikenal dengan performa dan fitur mewah, dengan nilai sekitar Rp 1,9 miliar. Mobil ini menjadi salah satu aset kendaraan termahal dalam daftar kekayaannya. Toyota Alphard Hybrid Selain BMW X5, terdapat Toyota Alphard tahun 2024 yang dilaporkan bernilai sekitar Rp1,7 miliar. MPV premium ini kerap diasosiasikan sebagai kendaraan pejabat maupun kalangan pengusaha. Nama lain yang tercantum adalah Toyota Land Cruiser tahun 2019, SUV berukuran besar dengan reputasi ketangguhan, yang tercatat bernilai sekitar Rp 1,9 miliar. Meski koleksi kendaraan tersebut tercantum secara resmi dalam laporan harta kekayaan, KPK menegaskan bahwa penanganan perkara tetap berfokus pada dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Sudewo, bukan semata pada besar kecilnya nilai aset yang dimiliki. Proses hukum terhadap yang bersangkutan hingga kini masih terus berjalan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang