Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan kembali menimbulkan persoalan bagi masyarakat. Selain berdampak pada kualitas udara, kabut asap yang muncul juga dapat mengganggu jarak pandang pengguna jalan. Kondisi tersebut membuat pengendara, baik sepeda motor maupun mobil, perlu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di tengah kabut asap. Jarak pandang yang terbatas berpotensi membuat pengendara terlambat menyadari keberadaan kendaraan, pejalan kaki, maupun objek lain di depannya. Jangan Paksakan Kecepatan Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, pengendara tidak boleh memaksakan diri untuk tetap melaju dengan kecepatan tinggi ketika jarak pandang mulai terganggu. Asap tebal sempat mengepung kawasan permukiman hingga membuat warga harus dievakuasi. "Kurangi kecepatan, tambah jarak aman dengan kendaraan di depan, dan hindari melakukan manuver atau menyalip jika pandangan kita terbatas," ujar Agus, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini. Menurut Agus, kabut asap dapat membuat objek di depan kendaraan terlihat lebih lambat. Kondisi ini tentu memengaruhi waktu reaksi pengendara untuk melakukan pengereman atau menghindari potensi bahaya. "Jadi, dalam kondisi seperti ini kita jangan memaksakan berkendara terlalu cepat, karena objek atau kendaraan di depan bisa terlihat lebih terlambat," kata Agus. Kondisi akses jalan di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang diselimuti asap tebal, Rabu (1/7/2026). Jaga Jarak dan Hindari Manuver Karena itu, pengendara perlu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan tingkat jarak pandang. Semakin terbatas pandangan, semakin besar pula jarak dan waktu yang dibutuhkan untuk mengantisipasi situasi darurat. Menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan juga menjadi hal penting. Langkah ini memberikan ruang yang lebih besar bagi pengendara untuk bereaksi apabila kendaraan di depannya tiba-tiba mengurangi kecepatan atau berhenti. Kejadian kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan pun menjadi pengingat bahwa dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan lingkungan dan kesehatan, tetapi juga keselamatan saat berkendara. Ketika asap mulai mengganggu pandangan, menurunkan kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan menjadi langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko di jalan.