Jetour semakin menunjukkan tajinya di pasar Indonesia, khususnya lewat model andalannya, Jetour T2. SUV bergaya boxy ini kini menjadi tulang punggung penjualan sekaligus model terlaris di segmen SUV dengan mesin bakar internal (ICE) dari merek China. Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, menjelaskan bahwa meski Jetour memiliki beberapa lini produk lain, arah pengembangan brand ke depan memang akan fokus pada SUV dengan karakter petualang. “Kalau market kita kan memang sudah memperkenalkan Dashing plus bagian dari line up juga. Cuma secara global kan di market lain pun sama. X70 Plus tetap ada,” ujar Ranggy di Beijing (23/4/2026). Ilustrasi booth Jetour di IIMS 2026 “Cuma kalau lihat rencana moving forward-nya mobil-mobil yang dirilis kan yang boxy-boxy SUV terus. Adventure ya, kan branding-nya gitu kan Jetour sebenarnya,” kata dia. Di tengah strategi tersebut, Jetour T2 tampil sebagai kontributor utama penjualan. Model ini menyumbang sekitar 70 persen dari total penjualan Jetour di Indonesia. “Paling banyak yang T2 ini, demand-nya juga masih lumayan,” ucap Ranggy. Tingginya permintaan ini tak lepas dari kombinasi desain gagah, fitur modern, serta positioning sebagai SUV petualang yang sesuai dengan tren pasar saat ini. Lebih jauh lagi, performa Jetour T2 tidak hanya unggul secara internal, tetapi juga di level industri. Berdasarkan data Gaikindo periode Januari hingga Maret 2026, model ini mencatatkan penjualan sebanyak 547 unit. “Itu sekarang nomor satu Chinese SUV untuk kategori ICE (Internal Combustion Engine) di Indonesia,” kata Ranggy. Penyerahan unit Jetour T2 Adapun untuk model Jetour Dashing mencatatkan penjualan 77 unit pada periode yang sama. Sedangkan Jetour X70 Plus membukukan 48 unit. Sehingga secara total, Jetour telah mengumpulkan 672 unit pada Januari-Maret 2026. Keberhasilan Jetour T2 menjadi sinyal kuat bahwa strategi Jetour mulai menemukan momentumnya. Di tengah tren elektrifikasi yang terus berkembang, permintaan terhadap SUV bermesin konvensional ternyata masih tinggi. Dengan dominasi T2, Jetour tidak hanya memperkuat posisinya di segmen SUV, tetapi juga membangun fondasi untuk ekspansi ke model-model berikutnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang