— Jetour Motor Indonesia memastikan akan memperkuat kehadirannya di Tanah Air melalui peningkatan proses produksi lokal. Setelah memulai perakitan secara CKD (Completely Knock Down), perusahaan kini tengah mempersiapkan langkah menuju IKD (Incompletely Knock Down). Menurut Ranggy Radiansyah, Marketing Director Jetour Motor Indonesia, langkah ini menjadi bagian dari komitmen Jetour untuk memperbesar kontribusi industri otomotif nasional. “Untuk saat ini Jetour T2 masih dirakit secara CKD, tapi ke depannya kami akan menuju IKD. Persentase kandungan lokalnya akan semakin meningkat secara bertahap,” katanya di Bekasi, Senin (3/11/2025). Ranggy menambahkan, peningkatan ke arah IKD tidak hanya berdampak pada efisiensi biaya produksi, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan lebih banyak pemasok komponen lokal. Jetour T2 siap meluncur di Indonesia Selain itu, strategi tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang mendorong pabrikan otomotif memperluas basis manufaktur di Indonesia. “Dengan proses yang lebih lokal, kami ingin Jetour tidak hanya hadir sebagai merek baru, tapi juga sebagai bagian dari pertumbuhan industri otomotif nasional,” ujarnya. Saat ini, Jetour T2 tengah menjadi fokus utama perusahaan. Model SUV tersebut telah membuka masa pre-booking di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) dan mendapat respons positif dari konsumen. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.