Jetour Indonesia memasang target ambisius untuk tahun 2026 dengan proyeksi penjualan 4.000-5.000 unit. Optimisme tersebut didorong oleh performa awal Jetour T2 dan momentum positif yang terus berkembang sejak kehadirannya di pasar Indonesia. Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, mengatakan strategi pertama yang ditempuh adalah menawarkan harga terbaik untuk T2 sebagai model unggulan. Jetour T2 siap meluncur di Indonesia “Dengan harga T2 dan penerimanya cukup baik tentunya kita optimis, karena optimis itu menjadi landasan mencapai target,” ujarnya saat media briefing di ICE BSD, Tangerang, Kamis (27/11/2025). Selain T2, Jetour juga mengandalkan dua model yang sudah lebih dulu hadir, yakni Dashing dan X70 Plus. Keduanya masih mencatat permintaan yang stabil dengan total penjualan mencapai 800 unit. “Ditambah kita akan meluncurkan model lain lagi di tahun depan,” kata Michael. Perluasan jaringan dealer menjadi pilar lain dalam mengejar target penjualan 2026. Menurut dia, jaringan yang semakin luas akan langsung berpengaruh pada penetrasi pasar. “Network kita akan lebih banyak, di Jabodetabek, Pekanbaru, Kalimantan, Bali, Sulawesi. Areanya tambah dan pasti tambah jualan,” ujarnya. Kabin Jetour T2 Saat ini Jetour telah mengoperasikan 22 showroom di berbagai kota besar, dan pada 2026 jumlahnya akan mencapai 40 titik. Ekspansi ini diharapkan memperkuat akses konsumen terhadap layanan penjualan dan purnajual Jetour. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang