Mercedes-Benz GLE 400 menjadi salah satu SUV premium yang pernah dipasarkan di Indonesia. Model ini merupakan bagian dari generasi W166 dan hadir untuk mengisi segmen SUV mewah dengan perpaduan performa mesin bensin, kenyamanan, serta kemampuan penggerak empat roda. Belum lama ini, salah satu unitnya mengalami kecelakaan tragis di tol Jagorawi, Jumat (21/8/2026) dini hari. Mobil tersebut menabrak bagian belakang truk kontainer hingga keluar percikan api dan terbakar. Sayangnya, sopir dan penumpang tidak selamat dari insiden tersebut. Nama GLE 400 sendiri tercantum dalam daftar kendaraan yang digunakan sebagai acuan pemerintah, dengan kode GLE 400 AT (W166) CKD. Selain versi SUV, Mercedes-Benz juga pernah menghadirkan GLE 400 Coupé dengan kode C292. Salah satu daya tarik utama GLE 400 terletak pada sektor dapur pacu. SUV ini menggunakan mesin bensin V6 biturbo berkapasitas 2.996 cc yang menghasilkan tenaga 333 tk atau sekitar 245 kW. Mobil Mercedes terbakar usai menabrak truk kontainer di Tol Jagorawi, Jakarta Timur, Jumat (21/8/2026). Torsi puncaknya mencapai 480 Nm, sehingga karakter performanya tidak hanya mengandalkan tenaga di putaran atas, tetapi juga dorongan yang cukup besar sejak putaran mesin rendah. Sebagai pembanding, data teknis resmi Mercedes-Benz untuk GLE 400 4MATIC mencatat mesin V6 2.996 cc tersebut mampu menghasilkan tenaga 333 hp dan torsi 480 Nm. Mesin itu dipadukan dengan transmisi otomatis 9G-TRONIC serta sistem penggerak empat roda 4MATIC. Mesin V6 Biturbo 333 tk Konfigurasi mesin tersebut membuat GLE 400 berada di atas varian diesel dan menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang menginginkan SUV dengan karakter berkendara lebih responsif. Pada GLE 400 4MATIC Coupé, Mercedes-Benz mencatat akselerasi 0-100 kilometer per jam dapat ditempuh dalam 5,9 detik, dengan kecepatan maksimum 247 kilometer per jam. Mercedes-Benz GLE 400 AMG Line Sementara versi SUV W166 yang beredar di Indonesia memiliki basis mekanis serupa, yakni mesin V6 2.996 cc dengan tenaga 333 hp dan torsi 480 Nm. Menggunakan Sistem 4MATIC Penyaluran tenaga dilakukan melalui sistem penggerak empat roda 4MATIC. Sistem ini menjadi salah satu karakter khas SUV Mercedes-Benz karena dirancang untuk memberikan traksi lebih baik dalam berbagai kondisi jalan. Transmisi otomatis 9G-TRONIC dengan sembilan percepatan turut mendukung karakter berkendara GLE 400. Rasio gigi yang lebih banyak memungkinkan mesin bekerja lebih optimal, baik saat membutuhkan akselerasi maupun ketika melaju pada kecepatan konstan. Mercedes-Benz juga menggunakan transmisi 9G-TRONIC dan sistem penggerak permanen 4MATIC pada GLE 400 generasi tersebut. Dimensi Besar Khas SUV Premium Mercedes-Benz GLE 400 hadir dengan dimensi yang mencerminkan posisinya sebagai SUV premium berukuran besar. Untuk varian GLE 400 4MATIC Coupé, panjang kendaraan mencapai 4.900 mm, dengan wheelbase 2.915 mm dan tinggi 1.731 mm. Versi SUV W166 memiliki bodi yang lebih mengutamakan ruang kabin dan kepraktisan dibandingkan versi Coupé. Karakternya cocok bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan premium untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.