Great Wall Motor (GWM) serius menggarap pasar Indonesia. Salah satu langkah strategisnya adalah melakukan perakitan lokal di fasilitas produksi di Bogor, Jawa Barat. Saat ini, ada dua model di bawah merek mobil asal China tersebut yang sudah dirakit secara lokal, yaitu mobil hybrid Haval Jolion HEV dan yang terbaru adalah mobil listrik Ora 03. GWM Haval Jolion Ultra Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Kementerian Perindustrian, Setia Diarta, mengatakan bahwa GWM sudah menetapkan target produksi sebanyak 1.000 unit mobil pada 2026. Informasi tersebut diungkapkan Setia Diarta ketika memberikan kata sambutan dalam seremoni produksi lokal GWM Ora 03 di Bogor, pada Senin (24/11/2025). “Dengan target produksi sebanyak 1.000 unit pada 2026 serta 44 jaringan distribusi di seluruh Indonesia, ini mencerminkan komitmen kuat Inchcape untuk terus memperkuat kehadirannya di pasar melalui peningkatan kapasitas produksi, kualitas layanan purnajual, serta ketersediaan produk unggulan bagi konsumen,” ucap Setia Diarta di pabrik Inchcape Wanaherang, Bogor, Jawa Barat. GWM Ora 03 mulai dirakit lokal di fasilitas manufaktur Inchcape Indonesia, di Wanaherang, Bogor. Saat dikonfirmasi, Chief Executive Officer (CEO) Assembly Plant Inchcape Indonesia, Ingbert Grombach, tidak menjawab secara langsung. Grombach hanya menjelaskan bahwa pabrik Inchcape Wanaherang memiliki kapasitas produksi yang cukup untuk memenuhi permintaan produksi dari GWM Indonesia. “Kalau kami dari awal menyediakan kapasitas produksi yang sangat tinggi, ini membutuhkan uang yang sangat besar. Jika itu tidak bisa diimbangi oleh penjualannya, maka kami akan kehilangan uang," ujarnya. "Sebaliknya, kalau kami menyediakan kapasitas yang tidak mencukupi di awal, itu akan menjadi penghalang dan penghambat penjualan. Jadi, kuncinya adalah perencanaan kapasitas produksi yang fleksibel,” katanya. GWM Ora 03 mulai dirakit lokal di fasilitas manufaktur Inchcape Indonesia, di Wanaherang, Bogor. Untuk diketahui, pabrik di Wanaherang bukanlah pabrik "kemarin sore." Pabrik ini merupakan pabrik milik Mercedes-Benz yang diakuisisi oleh perusahaan patungan Inchcape dan Indomobil Group. “Kami tentunya punya baseline. Tapi, saya tidak akan menginformasikannya di sini karena isu mengenai kompetitor," ujar Grombach. "Saya bisa pastikan produksi di pabrik Wanaherang tidak akan menjadi bottleneck untuk penjualan GWM di Indonesia,” katanya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang