Mitsubishi Motors menunjuk Filipina sebagai basis produksi mobil hybrid mereka di kawasan Asia Tenggara. Diketahui pabrik Mitsubishi di Filipina bisa memproduksi mobil hingga 50 ribu unit per tahun.Pabrikan berlambang tiga berlian siap memasuki era kendaraan elektrifikasi di Asia Tenggara. Mengutip laman resmi Mitsubishi, merek Jepang tersebut siap memproduksi mobil hybrid secara lokal di Filipina pada pertengahan 2028. Langkah ini diambil memanfaatkan insentif kendaraan listrik yang diberikan oleh pemerintah Filipina. Mitsubishi berencana bergabung dengan program promosi kendaraan listrik pemerintah Filipina atau Electric Vehicle Incentive Strategy (EVIS).Jika permohonan bergabung dengan EVIS disetujui, Mitsubishi Motors Philippines Corporation (MMPC) akan memulai produksi model kendaraan listrik hybrid (HEV) baru di pabriknya di Kota Santa Rosa, Laguna, sekitar pertengahan tahun 2028.Seiring dengan dimulainya produksi model HEV baru, MMPC merencanakan investasi tambahan, termasuk peningkatan fasilitas untuk mendukung elektrifikasi. Inisiatif ini akan berkontribusi pada perluasan rantai pasokan lokal dan menciptakan peluang kerja di wilayah tersebut."Filipina telah lama jadi salah satu pasar penting kami, tempat kami terlibat dalam produksi dan penjualan selama bertahun-tahun. Dalam kerja sama dengan pemerintah Filipina, kami merasa terhormat dapat berkontribusi pada kemajuan elektrifikasi kendaraan dan pengembangan industri melalui program EVIS, mendukung pertumbuhan ekonomi Filipina lebih lanjut," ungkap CEO Mitsubishi Motors, Takao Kato, dikutip dari laman resmi Mitsubishi Motors.Saat ini, fasilitas pabrik Mitsubishi Santa Rosa memproduksi model-model seperti Mitsubishi Mirage, Mitsubishi Mirage G4, dan Mitsubishi L300, dengan kapasitas produksi tahunan sekitar 50.000 unit.