Jetour memberikan gambaran awal kemampuan SUV elektrifikasinya lewat sesi test drive global yang digelar di area Beijing Haidian Airport. Dalam acara ini, saya bagian dari lebih dari 200 perwakilan media dan influencer dari berbagai kawasan dunia, dari Indonesia hingga Amerika Selatan, diberi kesempatan menjajal langsung Jetour T2 i-DM. Dari sesi uji coba, Jetour T2 i-DM langsung menunjukkan karakter sebagai SUV plug-in hybrid yang tidak hanya efisien, tetapi juga bertenaga. Test drive Jetour T2 i-DM di Beijing Mengandalkan kombinasi mesin 1.5TD dan sistem hybrid 3DHT, mobil ini menghasilkan tenaga 280 kW atau sekitar 280 Tk dan torsi 610 Nm. Berbagai skenario pengujian, dari akselerasi, pengereman, U-turn, slalom, hingga jalan bergelombang, mobil ini terasa responsif dengan handling yang stabil. Karakter berkendaranya pun cenderung “rugged”, memberikan rasa percaya diri saat melibas berbagai kondisi jalan. Test drive Jetour T2 i-DM di Beijing Perpaduan tenaga instan dari motor listrik dan mesin konvensional membuat akselerasi terasa halus namun tetap bertenaga, sebuah ciri khas kendaraan PHEV modern. Salah satu kesan kuat dari Jetour T2 i-DM adalah keseimbangan antara performa dan efisiensi. Mobil ini tidak hanya dirancang untuk bertenaga, tetapi juga mampu mendukung perjalanan jarak jauh dengan konsumsi energi yang lebih optimal. Konsep “Travel Hybrid SUV” yang diusung terasa relevan, terutama bagi pengguna yang menginginkan kendaraan serbaguna. Test drive Jetour T2 i-DM di Beijing Dari sisi kenyamanan, impresi awal menunjukkan kabin yang senyap dengan kualitas peredaman yang baik, khususnya saat dijajal di area tertutup. Teknologi menjadi nilai jual utama, dengan hadirnya Snapdragon 8155 Smart Chip yang dipadukan layar kontrol besar 15,6 inci. Antarmuka terasa intuitif dan responsif, mendukung konektivitas selama perjalanan. Fitur tambahan seperti 540° panoramic imaging memberikan visibilitas lebih luas, sementara suplai daya eksternal 3,3 kW dapat menambah kepraktisan. Test drive Jetour T2 i-DM di Beijing. Secara keseluruhan, impresi awal Jetour T2 i-DM menunjukkan bahwa model ini bukan sekadar SUV hybrid biasa. Mobil ini dirancang sebagai partner perjalanan yang adaptif, menggabungkan performa, efisiensi, dan teknologi dalam satu paket. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang