JAKARTA, KOMPAS.com - Mercedes-AMG G63 selama ini dikenal sebagai salah satu SUV ikonik dengan karakter desain yang tegas dan mencolok. Kehadirannya di segmen off-road semakin diperkuat lewat sentuhan tuner ternama seperti Brabus dan Mansory, yang membuat tampilannya kian agresif. Namun, banderol harga yang setara supercar membuat G63 sulit dijangkau banyak konsumen. Di tengah keterbatasan tersebut, muncul alternatif menarik dari Thailand. Dikutip dari Carscoops, Minggu (11/1/2025), bengkel modifikasi bernama Shana E-Sport menghadirkan solusi bagi konsumen yang menginginkan tampilan ala G-Class, tanpa harus menebus harga ratusan ribu dolar AS. Basis yang digunakan adalah Tank 300, SUV asal China produksi Great Wall Motors (GWM). Model ini dipilih karena memiliki karakter bodi mengotak dan postur tegak yang dinilai cocok untuk mereplikasi desain Mercedes-Benz G-Class. Modifikasi GWM Tank 300 Ubahan dimulai dari bagian depan. Fascia standar Tank 300 diganti dengan desain baru yang menampilkan gril khusus, lampu utama LED berbentuk bulat, kap mesin dengan lubang ventilasi, serta bumper bergaya sporty yang dilengkapi air intake dan splitter menyerupai model AMG. Garis bodi diperkuat lewat penggunaan fender kotak dengan lampu sein bergaya klasik. Sementara itu, overfender dan ornamen ventilasi palsu terinspirasi Brabus turut mempertegas kesan gagah. Di sektor belakang, Shana E-Sport menyematkan bumper sport dengan diffuser terintegrasi, spoiler atap, serta penutup ban cadangan khusus. Konsumen juga dapat memilih konfigurasi knalpot, mulai dari model quad exhaust hingga knalpot samping seperti G63 orisinal. Mobil ini menggunakan pelek aftermarket berdiameter 22 inci yang dibalut ban all-terrain. Tersedia pula opsi peningkatan suspensi dan sistem pengereman. Modifikasi GWM Tank 300 Masuk ke kabin, Tank 300 sejatinya sudah mengadopsi bahasa desain Mercedes-Benz, dengan kokpit digital layar ganda serta kisi-kisi AC berbentuk turbin. Sport kemudian memperkaya tampilannya melalui material dan fitur tambahan. Salah satu unit contoh tampil dengan balutan kulit berwarna turquoise, aksen forged carbon, pijakan samping elektrik dengan lampu, pintu soft-close, hingga bagasi dengan fitur hands-free. Meski tampilannya berubah drastis, sektor dapur pacu tetap mempertahankan spesifikasi pabrikan. Tank 300 mengusung mesin 2.0 liter turbo empat silinder yang dipadukan motor listrik dalam konfigurasi hybrid. Total tenaga yang dihasilkan sekitar 350 dk, disalurkan ke seluruh roda melalui transmisi otomatis sembilan percepatan. Angka tersebut tentu masih jauh dari performa V8 twin-turbo milik Brabus G63, namun dinilai cukup untuk penggunaan harian dan off-road ringan. Shana E-Sport mengungkapkan, paket konversi lengkap Tank 300 bergaya G63 dibanderol sekitar 2,5 juta Baht atau setara Rp 1,3 miliaran, termasuk unit kendaraan. Modifikasi GWM Tank 300 Meski tetap tergolong mahal untuk sebuah mobil modifikasi, nilainya masih jauh lebih rendah dibandingkan Mercedes-AMG G63 asli yang di pasar global bisa menembus 300.000 dolar AS hingga 700.000 dolar AS atau sekitar Rp 5 miliar hingga Rp 11 miliar, bergantung spesifikasi dan pajak. Sebagai informasi, di pasar Indonesia GWM juga turut menawarkan Tank 300 yang dibanderol Rp 837 juta. Modifikasi ini tentu juga bisa menjadi referensi bagi para pemilik GWM Tank 300 di Tanah Air yang ingin tampil beda. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang