Diler BMW menginginkan sesuatu yang lebih besar daripada X7 untuk menantang SUV full-size lain. Belum jelas apakah BMW akan meluncurkan produk semacam itu untuk pasar Amerika Serikat demi memenuhi permintaan para dilernya. Kirk Cordill, ketua BMW National Dealer Forum, mengatakan kepada Automotive News dalam wawancara terbaru bahwa ia percaya para diler bisa “berkinerja sangat baik” dengan SUV besar tiga baris di Amerika Serikat. Ia menginginkan sesuatu yang bisa digunakan BMW untuk “menantang [Cadillac] Escalade, [Lincoln] Navigator, atau [Infiniti] QX80.” X7 memang SUV tiga baris, tetapi ukurannya jauh lebih kecil dibanding Escalade, model terlaris di segmennya. Ruang bagasi Escalade di belakang baris ketiga hampir dua kali lipat dibanding X7—sekitar 362 liter versus sekitar 722 liter. Escalade juga sekitar 21,1 cm lebih panjang, sekitar 6,1 cm lebih lebar, dan sekitar 11,4 cm lebih tinggi dibanding BMW tersebut. Escalade ESV bahkan nyaris sekitar 61 cm lebih panjang daripada X7. Cordill juga mengatakan kepada media tersebut bahwa BMW bisa mengandalkan merek Alpina untuk SUV baru yang lebih besar, seraya menyebut, “Alpina akan menjadi perpanjangan yang natural untuk kelas tersebut.” BMW mengakuisisi Alpina pada 2022 dan menjadikannya merek yang berdiri sendiri. Pandangan Motor1: Tak diragukan lagi SUV mewah berukuran full-size sedang diminati; para pemimpin segmen ini mencatat pertumbuhan besar tahun lalu. Jadi, wajar jika diler BMW menginginkan produk serupa untuk bersaing. X7 memang sudah memiliki tiga baris, tetapi dimensinya yang lebih ringkas mengurangi kapasitas bagasi dan daya saingnya. Jika BMW benar-benar ingin menantang Cadillac, mereka membutuhkan sesuatu yang lebih besar.