Pabrikan otomotif asal China, Chery, terus menunjukkan tren positif di tengah dinamika pasar global. Kinerja tersebut tecermin pada laporan perusahaan awal 2026 yang mencatat penjualan internasional mencapai 200.269 unit, disertai penguatan strategi berbasis teknologi. Dari total penjualan pada Januari 2026, sektor ekspor menjadi kontributor utama dengan capaian 119.605 unit atau tumbuh 48,1 persen secara tahunan. Robot anjing bionik Chery Ini menandai sembilan bulan berturut-turut volume ekspor bulanan Chery yang menembus angka 100.000 unit. Seiring pertumbuhan bisnis, Chery juga memperkuat fondasi perusahaan melalui transformasi teknologi. Melalui ajang “2026 Chery AI Night” pada 17 Januari 2026, Chery menegaskan peralihannya dari produsen otomotif konvensional menjadi perusahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Transformasi tersebut menandai dimulainya era AI Intelligence 2.0 yang difokuskan pada pengembangan produk, peningkatan interaksi manusia dan kendaraan, serta penguatan ekosistem industri. Strategi ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing sekaligus mempercepat adopsi teknologi di seluruh lini bisnis. Implementasi AI Chery kini tidak lagi sebatas konsep. Teknologi tersebut diwujudkan dalam bentuk embodied intelligence melalui robot AiMOGA yang telah digunakan secara komersial di lebih dari 30 negara, mulai dari inspeksi pabrik hingga layanan di showroom. Chery Automobile resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Hong Kong (HKEX) pada 25 September 2025 dengan kode perdagangan 9973.HK. Pada Januari 2026, Chery juga memperluas pemanfaatan teknologi ini dengan mengoperasikan robot polisi lalu lintas AiMOGA R001 di ruang publik. Kehadiran robot tersebut menjadi contoh penerapan AI di luar sektor otomotif. Di tingkat global, strategi Chery turut mengalami pergeseran. Perusahaan tidak lagi hanya mengandalkan ekspor, tetapi mulai membangun integrasi lokal di berbagai pasar utama. Salah satunya dilakukan di Spanyol melalui kerja sama dengan EV MOTORS untuk menghidupkan kembali merek EBRO. Kemitraan tersebut membuka kembali lapangan kerja bagi lebih dari 1.000 tenaga kerja lokal sekaligus memperkuat posisi Chery di pasar Eropa. Hingga kini, Chery telah melayani 18,73 juta pelanggan secara global, termasuk 5,96 juta pelanggan di luar pasar domestik. Perusahaan menegaskan tetap mengedepankan strategi jangka panjang dengan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan. Kinerja di Indonesia Chery C5 CSH Momentum global tersebut turut tecermin di pasar Indonesia. PT Chery Sales Indonesia (CSI) optimistis kinerja penjualan sepanjang 2026 akan terus meningkat, seiring tren pertumbuhan positif dalam dua tahun terakhir. “Target tahun ini kami naikkan setinggi-tingginya. Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan kami hampir dua kali lipat dan momentumnya masih sangat positif untuk Indonesia,” ujar Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pekan lalu. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Chery sepanjang 2025 mencatatkan wholesales sebesar 19.391 unit dan retail 19.485 unit. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2024, ketika wholesales berada di level 9.141 unit dan retail 8.626 unit. Capaian itu mengantarkan Chery meraih pangsa pasar wholesales sebesar 2,4 persen dan retail 2,3 persen sepanjang 2025. “Tahun ini kami akan meluncurkan banyak produk baru. Kami ingin mendapatkan market share yang lebih signifikan di Indonesia,” kata Budi. Salah satu fokus utama pabrikan adalah pengembangan segmen hybrid dengan menargetkan kontribusi kendaraan jenis ini mencapai minimal 40 persen dari total penjualan Chery sepanjang tahun 2026. Strategi tersebut sejalan dengan tren elektrifikasi yang terus menguat di pasar nasional, sekaligus menjadi jembatan menuju adopsi kendaraan listrik murni dalam jangka panjang. Dari sisi wilayah, Jabodetabek diproyeksikan tetap menjadi kontributor utama penjualan. Selain itu, Medan, Bandung, dan Surabaya juga diperkirakan menjadi pasar potensial. Untuk mendukung target tersebut, Chery berencana meluncurkan enam hingga tujuh model baru sepanjang 2026, yang salah satunya ialah C5 CSH. “Minimal 40 persen dari total penjualan kami harapkan berasal dari model hybrid,” ujar Budi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang