PT KIA Sales Indonesia resmi memperkenalkan wajah baru operasionalnya di Tanah Air dengan strategi agresif untuk memperkuat posisi di pasar otomotif nasional. Dalam upaya tersebut, KIA menargetkan penjualan mobil sebanyak 40.000 unit per tahun melalui reposisi merek, perluasan jaringan dealer, serta peningkatan kualitas layanan purna jual. Tak hanya itu, tapi tahun ini KIA juga mempunyai target lebih dari 100 jaringan dealer KIA berdiri di seluruh Indonesia. Target ini mencerminkan optimisme KIA terhadap pertumbuhan pasar otomotif Indonesia yang terus berkembang, khususnya di segmen SUV dan MPV. Sebagai bagian dari strategi ini, KIA melakukan pembaruan identitas merek dan struktur organisasi agar lebih responsif terhadap dinamika pasar. Perubahan ini mencakup perbaikan sistem distribusi, percepatan proses layanan, serta penguatan hubungan dengan pelanggan di berbagai wilayah Indonesia. Chief Executive Officer PT KIA Sales Indonesia, Jong Sung Park, mengatakan, bahwa momen ini memiliki makna strategis dalam perjalanan Kia di kawasan Asia Pasifik, khususnya untuk pasar Indonesia. “Indonesia merupakan pasar yang penting bagi KIA. Hari ini bukan hanya tentang transisi organisasi, tetapi tentang memperkuat komitmen jangka panjang kami untuk tumbuh dan berkontribusi secara berkelanjutan di Indonesia,” ujar Park di Jakarta. KIA juga menekankan pentingnya pengalaman konsumen yang lebih baik melalui layanan aftersales yang lebih mudah diakses dan cepat ditangani di jaringan dealer resmi. Model-model andalan seperti KIA Seltos, KIA Sonet, dan KIA Carnival menjadi tulang punggung dalam pencapaian target penjualan tersebut. Ketiga model ini dikenal memiliki daya tarik kuat di pasar domestik berkat kombinasi desain modern, fitur teknologi terkini, serta performa yang sesuai dengan kebutuhan keluarga dan gaya hidup masa kini. KIA optimistis bahwa produk yang tepat dengan strategi pemasaran yang terarah akan mampu menarik minat konsumen di berbagai segmen. Selain fokus pada penjualan domestik, KIA juga tengah memperluas jangkauan produknya di kawasan Asia Tenggara. Indonesia dipandang sebagai pasar kunci yang strategis dan memiliki potensi pertumbuhan tinggi bagi ekspansi KIA di kawasan ini. Penetrasi pasar yang lebih luas juga akan didukung oleh rangkaian program pemasaran digital dan aktivitas promosi yang meningkatkan brand awareness KIA di kalangan konsumen muda. Target 40.000 unit ini juga didukung oleh komitmen pihak KIA untuk menghadirkan layanan purna jual yang lebih kuat, termasuk ketersediaan suku cadang yang lebih cepat dan terjangkau. Perbaikan tersebut menambah kepercayaan pelanggan terhadap kualitas merek KIA serta mendukung loyalitas pembeli jangka panjang. “Kami berharap bisa menjual 40.000 unit sampai 2030, target ini bukan sekadar angka, dan kami akan fokus memasarkan produk SUV dan MPV,” tutur Managing Director KIA Sales Indonesia, Bayu Riyanto. Dengan wajah baru dan strategi yang lebih agresif, KIA Indonesia siap bersaing di pasar otomotif nasional, menjadikan merek ini sebagai pilihan utama konsumen Indonesia yang mencari kendaraan inovatif, nyaman, dan bernilai tinggi.