Ilustrasi mengendarai motor saat hujan / helm Nolan X-804 Ultra Carbon Musim hujan kerap menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara sepeda motor, terutama yang mengandalkan kendaraan roda dua untuk aktivitas harian. Jalanan licin, jarak pandang terbatas, serta kondisi tubuh yang mudah lelah membuat kenyamanan berkendara sering kali menurun. Meski demikian, naik motor saat hujan tetap bisa terasa nyaman jika dilakukan dengan persiapan yang tepat. Tidak hanya soal keselamatan, kenyamanan juga berperan besar dalam menjaga fokus pengendara di jalan.Disadur VIVA Otomotif dari laman Suzuki, Senin 12 Januari 2026, hal paling dasar yang perlu diperhatikan adalah pemilihan perlengkapan berkendara yang sesuai. Jas hujan model setelan dinilai lebih nyaman karena tidak mudah berkibar dan mengganggu keseimbangan saat motor melaju. Selain jas hujan, penggunaan sarung tangan tahan air juga sangat membantu. Tangan yang tetap kering membuat grip gas dan rem lebih mantap, sehingga pengendara tidak mudah lelah saat berkendara jarak jauh.Faktor lain yang sering diabaikan adalah kondisi helm dan visor. Visor bening dengan lapisan anti-fog akan menjaga pandangan tetap jelas meski hujan deras dan suhu udara menurun. Pengendara juga disarankan mengenakan pakaian berbahan cepat kering. Selain lebih nyaman di badan, pakaian jenis ini membantu mencegah rasa dingin berlebih yang bisa menurunkan konsentrasi. Kenyamanan berkendara di musim hujan juga sangat dipengaruhi oleh kondisi sepeda motor. Ban dengan alur yang masih baik mampu membuang air secara optimal dan mengurangi risiko selip di jalan basah. Tekanan angin ban sebaiknya diperiksa secara berkala. Ban yang terlalu keras atau terlalu kempis dapat membuat motor terasa tidak stabil saat melintasi genangan atau jalan licin.Gaya berkendara pun perlu disesuaikan dengan kondisi hujan. Menjaga kecepatan tetap stabil dan menghindari manuver mendadak akan membuat perjalanan terasa lebih aman dan tidak melelahkan.Pengendara juga perlu lebih rileks dalam mengendalikan motor. Posisi tubuh yang tegang justru membuat cepat lelah dan meningkatkan risiko kehilangan kendali saat menghadapi kondisi jalan yang sulit.