Marco Bezzecchi mengaku kecewa setelah gagal finis pada MotoGP San Marino 2026. Pebalap Aprilia itu terjatuh saat memimpin balapan di Sirkuit Misano Marco Simoncelli. Bezzecchi memulai balapan dari pole position setelah mencatat rekor lap baru pada sesi kualifikasi. Namun, harapan meraih kemenangan di depan publik sendiri berakhir pada lap pertama. Pebalap asal Italia itu terjatuh di Tikungan 13 ketika sedang berada di posisi terdepan. Insiden tersebut juga membuat peluang Bezzecchi dalam perebutan gelar juara dunia semakin berat. Kemenangan Marc Marquez di Misano membuat pebalap Ducati tersebut naik ke puncak klasemen. Bezzecchi kini tertinggal 33 poin dari Marquez dan Jorge Martin yang sama-sama mengoleksi 274 poin. Bantah karena Tekanan Setelah balapan, Bezzecchi membantah anggapan bahwa tekanan untuk menang di kandang sendiri menjadi penyebab dirinya terjatuh. Menurut dia, ketika memulai balapan dari posisi terdepan, setiap pebalap memang memiliki target untuk menang. Kondisi tersebut tidak berbeda meski balapan berlangsung di Misano. Pebalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mencium trofi di podium setelah memenangkan MotoGP Brasil di sirkuit internasional Ayrton Senna di Goiania, negara bagian Goias, Brasil, pada 22 Maret 2026. "Sayangnya, semuanya berjalan dengan baik, tetapi saya melakukan kesalahan di Tikungan 13 dan kehilangan bagian depan motor," ujar Bezzecchi, mengutip Crash, Minggu (13/9/2026). Ketika ditanya apakah dirinya merasa mendapat tekanan untuk menang di Misano, Bezzecchi menjawab tegas. "Tidak. Ketika Anda start dari posisi pertama, Anda ingin menang. Tidak peduli apakah itu Misano," kata dia. Penyebab Terjatuh Bezzecchi kemudian menjelaskan apa yang terjadi sebelum dirinya kehilangan kendali di Tikungan 13. Menurut dia, sempat terjadi sedikit pergerakan pada motor ketika melewati rangkaian tikungan cepat ke arah Tikungan 13. Kondisi tersebut membuat dirinya tidak bisa mengambil racing line dengan sempurna saat memasuki zona pengereman. "Yang pasti, ketika tangki bahan bakar penuh, Anda harus mengatur titik pengereman sedikit lebih baik," ujar Bezzecchi. "Saya sedikit mengalami goyangan di bagian cepat, jadi ketika mengerem saya tidak bisa menutup jalur dengan sempurna dan sayangnya saya kehilangan bagian depan," lanjutnya. Kecelakaan tersebut menjadi pukulan besar bagi Bezzecchi. Pasalnya, dia sebelumnya tampil kuat sepanjang akhir pekan MotoGP San Marino, termasuk merebut pole position dengan memecahkan rekor lap Misano. Marco Bezzecchi saat sesi tes di Sirkuit Aragon Jadi Absen Poin Kegagalan finis di Misano juga memperpanjang catatan buruk Bezzecchi pada balapan utama. Hasil tersebut menjadi kali kelima Bezzecchi gagal mencetak poin pada balapan Minggu sepanjang musim ini. Dalam tujuh seri terakhir, pebalap Aprilia tersebut juga sudah lima kali gagal meraih poin pada balapan utama. Di sisi lain, hasil di Misano membuat posisi Bezzecchi dalam persaingan gelar semakin sulit. Marc Marquez berhasil memanfaatkan kegagalan tersebut dengan meraih kemenangan dan mengambil alih puncak klasemen. Bezzecchi Ingin Segera Bangkit Meski kecewa, Bezzecchi memilih tidak terlalu lama memikirkan hasil buruk di Misano. MotoGP Austria yang akan berlangsung dalam beberapa hari menjadi kesempatan bagi pebalap Aprilia itu untuk segera bangkit. "Ini sulit, tetapi pada akhirnya kami tidak bisa kembali ke masa lalu," kata Bezzecchi. "Jadi, kami akan bekerja keras. Untungnya, kami akan segera menuju Austria. Kami akan pulang, mencoba melakukan reset, berlatih di pusat kebugaran, lalu berangkat ke Spielberg," ujarnya. Bezzecchi juga memastikan kecelakaan di Misano sejauh ini tidak memperparah cedera yang sebelumnya dia alami setelah terjatuh di Jerman. "Sepertinya baik-baik saja, tetapi adrenalin masih bekerja," ucapnya. "Jadi, malam ini saya akan memahaminya dengan lebih baik, mungkin besok pagi. Tetapi itu bukan kecelakaan yang besar," lanjut Bezzecchi.