Insiden mobil Chery yang mengeluarkan asap tebal di area parkir basement ICE BSD, Tangerang, sempat menjadi perhatian pengunjung GIIAS 2026. Peristiwa tersebut memunculkan dugaan adanya gangguan pada sistem kendaraan, termasuk baterai karena model yang digunakan merupakan mobil hybrid. Kejadian tersebut bahkan sempat viral di media sosial. Salah satunya adalah melalui video yang diunggah oleh akun Threads @cacaprianiii, Selasa (4/8/2026). Namun, PT Chery Sales Indonesia (CSI) memastikan bahwa kejadian tersebut bukan disebabkan oleh kerusakan pada sistem baterai maupun kelistrikan kendaraan. Perusahaan juga menegaskan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Chery Tiggo 8 CSH Unit yang mengeluarkan asap diketahui merupakan kendaraan operasional milik Chery Indonesia yang digunakan selama penyelenggaraan pameran. Bukan karena Baterai Melalui keterangan resmi, Chery menjelaskan hasil investigasi tim teknis menunjukkan sumber masalah berasal dari kesalahan pengisian bahan bakar. "Berdasarkan hasil pemeriksaan tim teknis resmi Chery, diketahui bahwa sebelum kejadian kendaraan sempat diisi dengan bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi, yaitu jenis solar non-subsidi, sementara TIGGO 8 CSH menggunakan mesin bensin dan harus diisi dengan bahan bakar bensin," tulis pernyataan resmi dari Chery, belum lama ini. Chery Tiggo 8 CSH di parkiran basement ICE BSD berasap Kesalahan pengisian bahan bakar tersebut menyebabkan proses pembakaran di dalam mesin tidak berjalan normal. Akibatnya, saat kendaraan diperiksa dan mesin dioperasikan kembali, muncul asap putih pekat dari bagian knalpot. "Saat dilakukan proses pemeriksaan dan pengoperasian kendaraan, muncul asap putih tebal dari knalpot sebagai dampak penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi tersebut. Situasi dapat segera dikendalikan dan kendaraan langsung mendapatkan penanganan," tulis pernyataan resmi dari Chery. Chery Tiggo 8 CSH di parkiran basement ICE BSD berasap Tegaskan Kualitas Kendaraan Chery menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak berkaitan dengan kualitas produk yang dipasarkan kepada konsumen. Perusahaan memastikan sistem baterai, sistem kelistrikan, maupun komponen kendaraan lainnya tidak mengalami gangguan yang menjadi penyebab munculnya asap. PT Chery Sales Indonesia juga menyebutkan bahwa unit tersebut merupakan kendaraan operasional internal. Karena itu, insiden tersebut tidak mencerminkan adanya masalah pada kualitas maupun keamanan produk TIGGO 8 CSH yang dipasarkan di Indonesia. Penjelasan ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang sempat muncul di media sosial setelah video kendaraan berasap tersebut beredar luas. Chery memastikan penyebab utama berasal dari penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin, sehingga tidak berkaitan dengan teknologi hybrid maupun sistem baterai kendaraan.