Posisi drive (D) pada mobil matik dipilih ketika mobil hendak melaju ke depan. Namun, pada kondisi jalan menanjak sebagian orang beranggapan perlu memilih posisi low (L) 1 atau 2 untuk mencapai torsi optimal. Dengan rasio percepatan lebih rendah, maka akselerasi menjadi lebih ringan khususnya saat menanjak. Namun, apakah itu berarti posisi D tak boleh digunakan? Imun, pemilik bengkel spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan tuas transmisi bisa diposisikan tetap di D saat mobil menanjak, karena D artinya rentang percepatan paling rendah sampai paling tinggi. “Percepatan transmisi akan menyesuaikan berdasarkan pembacaan sistem, posisi D artinya rasio berupa rentang dari paling rendah ke paling tinggi, sistem bekerja otomatis ” ucap Imun kepada KOMPAS.com, Sabtu (20/12/2025). Sistem pada transmisi matik akan memposisikan rasio percepatan rendah secara otomatis jika memang dibutuhkan, seperti saat melewati jalan menanjak. “Transmission control module (TCM) akan membaca pergerakkan putaran mesin, laju kendaraan, dan lainnya lewat beberapa sensor termasuk sensor pembukaan pedal gas,” ucap Imun. Ilustrasi transmisi triptonic Menurut Imun, memindahkan tuas transmisi matik secara manual ke percepatan rendah sebenarnya tidak diperlukan. Kecuali, pengemudi memang membutuhkan demi mencapai performa tertentu. “Bila tuas transmisi terus berada di posisi low, padahal sebenarnya mobil sudah tak membutuhkannya, yang terjadi justru putaran mesin terlalu tinggi, sementara laju mobil terbatas, bisa bikin overheating,” ucap Imun. Di sisi lain, Arif Suasono Ariyadi, pemilik bengkel spesialis Nissan Datsun Kebat Motors Bintaro, Tangerang Selatan mengatakan memindahkan tuas transmisi ke percepatan rendah secara manual bisa memberikan dampak responsive. Oto Journey 2024 - Toyota Yaris dan Innova Zenix Hybrid “Pilihan tuas transmisi seperti Low (L) Sport (S), 2, atau 1 bisa digunakan saat menanjak curam, fungsinya untuk menahan gigi di rasio rendah, menambah torsi sebagai tenaga dorong dan mencegah transmisi berpindah ke gigi tinggi terlalu cepat,” ucap Arif kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Posisi D cenderung berpindah ke rasio lebih tinggi untuk mencapai efisiensi, sehingga mobil bisa terasa kurang bertenaga di tanjakan yang panjang. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang