— Saat banyak merek mobil Tiongkok berlomba menghadirkan kendaraan listrik di Indonesia, Jetour justru memilih langkah berbeda. Merek ini masih ingin memantapkan identitasnya sebagai SUV brand murni sebelum benar-benar terjun ke segmen elektrifikasi. Menurut Marketing Director Jetour Motor Indonesia Ranggy Radiansyah, fokus Jetour saat ini adalah memperkuat lini SUV mereka agar lebih mudah diakses konsumen Indonesia. Produk seperti Jetour Dashing, X70 Plus, dan T2 menjadi fondasi utama dalam strategi tersebut. “Fokus kita memang untuk SUV dengan karakter boxy, karena kita SUV brand. Kita mau konsumen bisa lebih cepat akses ke produk-produk unggulan kita,” ujar Ranggy di Bekasi, Senin (3/11/2025). Ia menambahkan, fokus Jetour secara global memang berada di segmen SUV. Jetour T2 siap meluncur di Indonesia “Secara global, fokusnya memang di boxy SUV, karena misinya jadi hybrid off-road SUV brand,” katanya. Meski begitu, Jetour tidak menutup peluang untuk masuk ke pasar elektrifikasi. Ranggy menyebut, pihaknya sudah memiliki roadmap untuk menghadirkan X20e dan X50e, namun masih dalam tahap riset. “Tambahan itu memang opsi kita untuk masuk ke elektrifikasi. Kita hadirkan X20e dan X50e, tapi untuk saat ini masih fase riset,” kata Ranggy. Dengan strategi ini, Jetour ingin membangun citra kuat sebagai spesialis SUV yang menawarkan kualitas dan performa, sambil menyiapkan langkah realistis menuju era elektrifikasi di masa depan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.