Melalui Fronx, Suzuki untuk pertama kalinya menghadirkan sentuhan berbeda pada jajaran produknya, khususnya yang dipasarkan di Indonesia. Bermain di segmen yang trennya tengah meningkat signifikan, Suzuki Fronx hadir tak sekadar bermodalkan tampilan menarik, tapi dibarengi deretan teknologi terkini serta harga kompetitif. Tak heran, meski banyak produk baru yang meluncur dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Fronx tetap mencuri perhatian. Salah satu teknologi yang disematkan pada Fronx adalah sistem keselamatan dan asistensi berkendara, yakni Advanced Driver Assistance System (ADAS) atau Suzuki Safety Support. Fronx menjadi produk pertama Suzuki di Indonesia yang mengadopsi ADAS. Tak tanggung-tanggung, ada 12 fitur yang langsung disematkan pada varian tertinggi, sehingga menjadikannya salah satu yang terlengkap di kelas low sport utility vehicle (LSUV). ADAS Suzuki Fronx Teknologi ADAS Suzuki Fronx bekerja dengan tiga komponen utama, yakni kamera monokular, radar gelombang milimeter di bagian depan, serta sensor belakang. Fitur-fitur tersebut tidak hanya memberikan proteksi, tetapi juga asistensi serta kemudahan saat berkendara, baik di dalam maupun luar kota. Salah satunya Adaptive Cruise Control (ACC) yang membantu berkendara, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh tanpa harus menekan pedal gas terus-menerus. Ketika diaktifkan, sistem akan menyesuaikan kecepatan secara otomatis agar tetap menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Saat mobil di depan melakukan pengereman, Fronx juga akan ikut melakukan deselerasi. Berikutnya ada Lane Keeping Assist (LKA) yang menjaga kendaraan tetap berada di tengah lajur secara otomatis. Fitur ini juga berkolaborasi dengan ACC serta mendeteksi marka jalan di sisi kanan maupun kiri. Suzuki Fronx SGX Lane Departure Warning (LDW) berfungsi memberikan peringatan visual, suara, dan getaran pada kemudi jika mobil keluar jalur tanpa disengaja. Fitur ini bekerja pada kecepatan 50 km/jam ke atas. Detail fitur ADAS lannya sebagai berikut: Lane Departure Prevention (LDP): Mengoreksi kemudi untuk mencegah kendaraan keluar jalur dan bekerja bersamaan dengan LDW. Rear Cross Traffic Alert (RCTA): Membantu saat parkir dengan mendeteksi kendaraan yang mendekat dari samping belakang serta memberikan peringatan visual dan suara. Dual Sensor Brake Support II (DSBS II): Memberi peringatan potensi tabrakan dan dapat melakukan pengereman otomatis jika risiko meningkat. Blind Spot Monitoring (BSM): Memantau kendaraan di area blind spot, berguna di tol maupun jalan perkotaan. Dual Sensor Brake Support II (DSBS II) Suzuki Fronx Vehicle Swaying Warning (VSW): Mendeteksi pola berkendara tidak stabil dan memberikan peringatan untuk beristirahat, aktif pada kecepatan 50 km/jam ke atas. High Beam Assist (HBA): Mengatur lampu jauh secara otomatis sesuai kondisi jalan dan pencahayaan, aktif mulai 30 km/jam. Selain teknologi ADAS, Suzuki juga melengkapi Fronx dengan fitur lain yang membuatnya patut diperhitungkan di kelas LSUV, seperti around view monitor, head-up display, parking sensor, serta hill hold control. Harga Bicara soal harga, Suzuki menawarkan Fronx dalam beberapa varian yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Banderolnya mendapat penyesuaian pada Februari 2026 sebagai berikut: Suzuki Fronx IIMS 2026 Fronx GL MT Rp 261.500.000Fronx GL AT Rp 272.500.000Fronx GX MT Rp 283.900.000Fronx GX AT Rp 302.200.000Fronx SGX AT Rp 328.300.000Fronx SGX AT 2 Tone Rp 330.300.000 KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang