Musim hujan atau musibah banjir sering kali menyisakan pekerjaan rumah yang berat bagi para pemilik mobil. Selain harus memeriksa sektor mesin dan kelistrikan, masalah kenyamanan kabin seperti bau apak yang membandel juga menjadi persoalan yang sangat mengganggu. Banyak pemilik kendaraan mengeluhkan aroma tidak sedap sisa banjir tersebut tetap menempel erat di dalam kabin, meskipun interior sudah dibersihkan atau disemprot parfum ruangan berulang kali. Alvian Akmal, pemilik bengkel spesialis perbaikan mobil eks-banjir Beli Mobil Rusak (BMR) di Pondok Gede, menjelaskan bahwa untuk melenyapkan bau apak tersebut, pemilik kendaraan tidak bisa hanya mengandalkan pembersihan kosmetik luar saja. Pelapisan karpet dasar mobil Karpet Dasar Jadi Sumber Bau Utama Menurut Alvian, kesalahan umum yang sering dilakukan pemilik mobil setelah menerjang atau terendam banjir adalah hanya mencuci karpet alas kaki biasa yang berada di atas dek. Padahal, sumber bau mengendap jauh di lapisan bawah. "Nah, kalau memang misalnya masih ada bau apak, mau kita diamkan setahun, 2 tahun, 3 tahun, tetap baunya ini enggak hilang nih," ujar Alvian kepada Kompas.com, belum lama ini. Alvian menambahkan, karpet dasar utama yang menempel langsung pada lantai dek mobil memiliki struktur lapisan peredam yang sangat tebal. Lapisan inilah yang menyerap air kotor sisa banjir dalam jumlah banyak dan menjadi sarang bakteri. "Karpet yang paling dasar ya, bukan karpet yang buat alas kaki biasa. Jadi karpet yang paling dasar itu dia yang menyimpan bau banjir paling kuat, itu dia. Dagingnya (lapisan peredam) itu kan tebal. Karena enggak dibongkar, kan kelihatannya cuma sekitar karpet (atas) doang," kata dia. Solusi Mutlak Harus Bongkar Total Bagi yang mobilnya pernah kebanjiran dan ingin mengembalikan kesegaran kabin seperti semula, Alvian menegaskan tidak ada cara instan. Interior mobil wajib dibongkar secara menyeluruh untuk menjangkau lapisan terdalam. "Tapi kalau memang kita mau menghilangkan, sebenarnya itu gampang. Kita bongkar total, karpetnya kita ganti karena baunya itu sebenarnya di karpetnya," tutur Alvian. Namun, jika anggaran terbatas untuk membeli komponen karpet dasar yang baru, opsi pembersihan mendalam masih bisa dilakukan dengan catatan karpet tersebut harus benar-benar diturutkan dari bodi mobil. "Ya kalau mau menghilangkan, ya sebenarnya tinggal cara paling gampangnya ganti karpetnya atau ya dicuci ulang karpetnya. Karena baunya ya dari karpetnya," pungkas Alvian.