Jetour T2 menjadi pemain baru di segmen SUV yang cukup banyak pesaingnya. Namun, SUV buatan Tiongkok ini memiliki modal utama untuk bersaing di segmen tersebut. Ranggy Radiansyah, Direktur Penjualan Jetour Sales Indonesia, mengatakan pihaknya sangat percaya diri dengan T2, khususnya karena SUV ini memiliki empat pilar utama yang diunggulkan. Jetour T2 XWD "Pertama, rugged design ya. Secara desain, T2 ini sangat indah dilihat. Dia sangat rugged, tetapi juga tidak kasar, dari semua sisi, dan memang fungsional juga dari sisi desain," ujar Ranggy kepada wartawan, saat ditemui di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, di Tangerang, belum lama ini. "Dari sisi rugged strength, rugged power, banyak sekali fitur-fitur yang membuat T2 ini unggul di kelasnya. Bahkan, jika dilakukan side by side comparison sesuai spesifikasi, kita jauh lebih unggul," kata Ranggy. Ranggy menambahkan, salah satunya adalah torsion rigidity dari T2. Jetour T2 XWD Jetour menyebutkan T2 siap diajak bertualang atau off-road, karena torsion rigidity-nya paling tinggi di segmennya. "Kemarin saya bilang butuh 2 ton force untuk menggeser T2 sebesar 1 derajat. Selain itu, peruntukan outdoor, bagian atap kabin, contohnya, ini adalah salah satu contoh yang sangat off-road ready. Atap kabin ini, beban atapnya paling tinggi juga, 300 kilogram, jadi bisa untuk rooftop tent," ujar Ranggy. Jetour T2 hadir di GJAW 2025 dengan performa kuat, fitur lengkap, dan karakter SUV tangguh bergaya premium. "Untuk kebutuhan lain-lainnya outdoor. Itu dari sisi rugged design dan rugged power serta rugged strength," kata Ranggy. Ranggy mengatakan, dari sisi sistem off-road, T2 juga sangat mumpuni. SUV dengan bodi mengotak ini dibekali dengan sistem penggerak roda XWD. Sistem ini diklaim dapat membantu bukan hanya pecinta off-road berpengalaman, tetapi juga pemula, atau bahkan perempuan sekalipun. "Tinggal masuk mode X, dan itu bisa langsung dipakai off-road dengan adanya assist system juga untuk low speed crawling mode gitu," ujarnya. T2 memiliki banyak mode berkendara, mulai dari Normal, Eco, Sport, Snow, Mud, Sand, hingga Rock. Mode berkendara tersebut dapat dipilih melalui kenop putar yang ada di konsol tengah. Jetour T2 dijual dengan harga Rp 568 juta (OTR Jakarta), tetapi hanya untuk 500 pembeli pertama. Setelah itu, harga normalnya adalah Rp 588 juta (OTR Jakarta). Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang