Jetour Sales Indonesia turut meramaikan segmen SUV ICE dengan menghadirkan T2. SUV ini diklaim siap off-road, tapi tidak menawarkan opsi transmisi manual. Sebagian pecinta otomotif ada yang lebih suka menggunakan transmisi manual. Beragam alasan, tapi banyak yang berpendapat bahwa feeling saat off-road lebih dapat ketika pakai manual. Sementara T2, hanya mengandalkan Dual Clutch Transmission (DCT), dengan 7-percepatan. Transmisi ini yang meneruskan tenaga 241 tk dan torsi 375 Nm dari mesin 2.0 L, turbo. Tuas transmisi DCT pada Jetour T2 Direktur Penjualan Jetour Sales Indonesia Michael Budihardja, mengatakan, ada tiga target konsumen yang disasar untuk T2. Pertama, orang-orang yang disebut dengan ambitious professional. "Orang-orang yang memang kerja di urban, butuh untuk commuting, dan juga ajak keluarganya di akhir pekan dengan keluarga ke area rural," ujar Michael, kepada wartawan, saat ditemui di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, di Tangerang, Senin (24/11/2025). Target kedua, Michael menambahkan, adalah style seeker, yang melihat T2 dari desainnya. Lalu, yang ketiga adalah orang-orang yang berjiwa petualang. Jetour T2 XWD "Image itu yang kita tampilkan di adventure SUV T2, karena memang secara spesifikasi dia mumpuni sebenarnya. Michael mengatakan, T2 juga dibekali dengan sistem penggerak XWD dan transmisi DCT 7-percepatan. Jadi, bisa dipakai untuk off-road, tapi juga nyaman untuk harian. Jetour T2 XWD Ranggy Radiansyah, Direktur Pemasaran Jetour Sales Indonesia, mengatakan, teknologi XWD menjadi daya tarik Jetour. Teknologi ini pada dasarnya adalah bantuan pengemudi berbasis komputer. "Jadi, salah satu kelebihan kita, mobil kita karena ada XWD, mayoritas pengemudi bisa terbantukan di segala medan," ujar Ranggy. "Memang enggak off-road saja jadinya, mobil kita ini kan memang bisa off-road, bisa daily use, dengan ditambah XWD itu bisa menyesuaikan kontur jalan dan penggunaan konsumen ini mau ke mana," kata Ranggy. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang