Pengemudi Xpeng P7 GULIR UNTUK LANJUT BACA Meski melakukan rebranding di pasar domestik, nama internasional perusahaan tetap dipertahankan sebagai Xpeng Inc. Sementara itu, kode saham berbahasa Mandarin juga akan menyesuaikan menjadi “Xiaopeng Group-W”.Langkah ini mencerminkan strategi baru Xpeng yang tengah memperluas bisnisnya ke sektor teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan robotika. Dalam pernyataan resminya, perusahaan menyebut perubahan nama ini sebagai awal dari “perjalanan baru dalam physical AI”, yakni pengembangan teknologi AI yang terintegrasi dengan perangkat fisik seperti kendaraan otonom dan robot.CEO Xpeng, He Xiaopeng, sebelumnya menyatakan bahwa perusahaan saat ini berada di titik penting dalam perkembangan teknologi AI fisik. Ia meyakini bahwa dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, pasar robotaxi dan robot humanoid akan menjadi industri bernilai sangat besar secara global.Sejalan dengan visi tersebut, Xpeng berencana meningkatkan investasi riset dan pengembangan hingga 7 miliar yuan sepanjang tahun ini. Fokus utama investasi tersebut adalah mempercepat pengembangan teknologi AI, termasuk sistem berkendara otonom.Dalam sektor otomotif, Xpeng menargetkan lompatan dari teknologi bantuan pengemudi Level 2+ menuju Level 4, yang memungkinkan kendaraan beroperasi hampir sepenuhnya tanpa campur tangan manusia. Untuk mendukung target tersebut, perusahaan juga membentuk divisi khusus robotaxi guna mempercepat komersialisasi teknologi otonom.Tak hanya itu, Xpeng juga mengembangkan chip AI secara mandiri. Chip Turing AI yang mereka produksi telah mencatat pengiriman kumulatif lebih dari 200.000 unit, dengan target mencapai 1 juta unit sepanjang 2026.Ekspansi Xpeng juga mencakup pengembangan robot humanoid. Perusahaan menargetkan produksi massal robot generasi terbaru pada akhir tahun ini dengan kapasitas produksi bulanan mencapai ribuan unit. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Selain robot, Xpeng turut menjajaki kendaraan terbang melalui unit teknologi yang dimilikinya. Langkah ini mempertegas arah transformasi perusahaan menuju ekosistem mobilitas masa depan yang lebih luas.Dengan perubahan nama ini, Xpeng menegaskan ambisinya untuk naik kelas dari sekadar produsen mobil listrik menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Transformasi ini juga mencerminkan persaingan industri otomotif global yang kini mulai bergeser ke arah integrasi teknologi canggih sebagai kunci utama di masa depan.