Xpeng mengumumkan program recall terhadap MPV listrik X9 di pasar China. Sebanyak 33.473 unit ditarik kembali karena ditemukan potensi masalah pada sistem suspensi udara (air suspension) bagian depan. Menyikapi hal tersebut, PT Xpeng Motors Indonesia memastikan saat ini masih melakukan evaluasi untuk mengetahui apakah unit yang dipasarkan di Indonesia termasuk dalam kendaraan yang terdampak. VP Marketing Xpeng Indonesia Hari Arifianto mengatakan, pihaknya memahami adanya program recall yang dilakukan prinsipal di China terhadap Xpeng X9. "Kami memahami bahwa XPENG telah melakukan recall di Tiongkok terhadap sejumlah kendaraan Xpeng X9 guna melakukan pembaruan pada sistem suspensi udara bagian depan," kata Hari, kepada Kompas.com, Senin (27/7/2026). Menurut dia, keselamatan konsumen menjadi prioritas utama perusahaan. Karena itu, Xpeng Indonesia tengah melakukan proses verifikasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut. "Keselamatan pelanggan selalu menjadi prioritas kami. Di Indonesia, kami saat ini tengah melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk memastikan apakah kendaraan yang dipasarkan di Indonesia terdampak oleh faktor produksi yang sama. Kami akan mengumumkan langkah tindak lanjut yang diperlukan setelah proses verifikasi tersebut selesai," ujar Hari. Test drive MPV listrik Xpeng X9 Recall Libatkan Lebih dari 33.000 Unit Mengutip Carnewschina, Senin (27/7/2026), berdasarkan dokumen yang diajukan Xpeng kepada State Administration for Market Regulation (SAMR) di China, recall mencakup 33.473 unit Xpeng X9 yang diproduksi mulai 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025. Program tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 28 Agustus 2026. Recall dilakukan karena adanya variasi dalam proses produksi yang menyebabkan air spring bagian depan berpotensi kehilangan tekanan udara. Xpeng menjelaskan, penggunaan kendaraan dalam waktu lama di wilayah dengan suhu dan kelembapan tinggi dapat memicu kebocoran udara secara perlahan pada suspensi depan. Apabila kondisi tersebut terjadi, kendaraan akan memberikan peringatan melalui lampu indikator dan pesan di panel instrumen. Dalam kondisi tertentu, kebocoran udara dapat memengaruhi pengendalian kendaraan sehingga meningkatkan risiko keselamatan. Komponen Diganti Gratis Untuk mengatasi masalah tersebut, Xpeng akan mengganti front air spring slide pillar assembly dengan komponen yang telah disempurnakan pada seluruh kendaraan yang masuk dalam daftar recall. Sementara itu, kendaraan yang sebelumnya sudah mendapatkan komponen terbaru sebelum program recall diumumkan tidak perlu menjalani penggantian kembali. Program recall ini juga muncul setelah sejumlah pemilik Xpeng X9 di China mengeluhkan suspensi udara bermasalah, terutama di wilayah yang mengalami gelombang panas ekstrem seperti Chongqing. MPV listrik premium Xpeng X9 Beberapa pengguna melaporkan bagian sasis kendaraan tiba-tiba turun di salah satu sisi, bahkan ada yang mengalami penurunan seluruh bagian sasis saat mobil sedang dikendarai. Sebelumnya, layanan pelanggan Xpeng sempat menjelaskan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan mode thermal protection, yakni perlindungan sistem ketika kompresor bekerja terlalu berat akibat penyesuaian ketinggian suspensi yang terlalu sering di suhu tinggi. Namun, melalui program recall resmi ini, Xpeng mengonfirmasi bahwa penyebab utamanya adalah cacat pada komponen yang memengaruhi tingkat kedap udara sistem suspensi depan. Recall Xpeng X9 menjadi program penarikan kendaraan berskala besar kedua yang dilakukan pabrikan asal China tersebut dalam waktu kurang dari satu tahun. Sebelumnya, pada September 2025, Xpeng juga melakukan recall terhadap 47.490 unit P7+ akibat potensi masalah pada motor sistem kemudi elektrik (power steering).