Xpeng Indonesia rencananya akan meluncurkan mobil baru tahun ini. Kemungkinan besar modelnya bukan sedan seperti P7 yang dipamerkan IIMS 2026, tapi antara SUV atau MPV. Kalau melihat lini produk Xpeng saat ini yang ada di sekitar Rp 600 juta sampai Rp 1 miliaran, bisa saja produk barunya main di celah tersebut. Tapi bisa juga kalau mau masuk ke segmen harga di bawahnya. VP Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto, mengatakan penentuan harga harus dipertimbangkan secara matang. Hal ini agar produk yang ditawarkan tetap memiliki nilai lebih bagi konsumen. Layanan Servis Mobil Listrik XPENG untuk mudik dan libur lebaran “Masih belum bisa memberikan informasi di segmen harga berapa karena memang harus berhati-hati, jangan sampai masuknya ke segmen yang red ocean yang sangat sensitif ke harga,” kata Hari di Jakarta, Kamis (5/3/2026). Menurut dia, segmen yang terlalu kompetitif berpotensi memicu perang harga. Kondisi tersebut dikhawatirkan justru merugikan konsumen dalam jangka panjang. “Nanti kan kasian juga pelanggannya, jangan sampai dirugikan. Inginnya kan tambah value, tidak cuma menikmati kendaraannya tapi value-nya juga bagus,” ujar Hari. Ia menambahkan, Xpeng juga menyesuaikan produk dengan target konsumen yang ingin disasar di Indonesia. Bagi perusahaan, segmen tersebut tidak hanya menitikberatkan pada unsur kemewahan. “Target segmennya itu tidak hanya masalah luxury saja, tetapi juga teknologi,” kata Hari. Dia menjelaskan, Xpeng memiliki sejumlah keunggulan di bidang teknologi, termasuk pengembangan chip sendiri dan penerapan kecerdasan buatan atau AI. Nantinya produk terbaru Xpeng akan punya nilai teknologi yang sama dengan model saat ini. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang